41 Strip Club, Didirikan Pada Masa Pandemi dan Eksis Hingga Saat Ini

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aldy dan para Crew 41 Strip club. SP/ Satrya Nugraha
Aldy dan para Crew 41 Strip club. SP/ Satrya Nugraha

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurunnya daya beli bagi masyarakat Surabaya dikala pandemi Covid 19 memang menjadi akhir cerita beberapa UMKM yang ada. Tetapi dengan tekad tiga serangkai yang merupakan Muhammad Aldy Dharmawan (Executive Chef dan Headchef), Muhammad Arfan Dharmawan (Creative Directior) dan Quincy Tanuwijaya (Finance dan Marketing) menjadikan 41 Strip Club Steakhouse dan Coffeeshop yang bisa bertahan dan sukses melewati masa pandemi ini.

Aldy dan keluarga memulai bisnis mereka dari halaman rumah yang dijadikan tempat kumpul bagi teman - temannya, dengan berawal sebagai makanan dari jamuan tuan rumah, mereka menawarkan steak homemade buatan mereka untuk teman teman yang datang. Merasa produk berbahan dasar daging tersebut laris dan layak memasuki pasar masyarakat Surabaya, mereka melayani dengan sistem preorder untuk customer mereka. Dengan dukungan dari banyaknya keinginan dari customer, mereka memulai cerita bisnis mereka dengan pembukaan store mereka dengan nama 41 Strip Club.

41 Strip Club yang berada di lokasi Tenggilis Barat 1 Blok D nomer 21 ini merupakan perpaduan dari Collective Entity yaitu 41 Stripclub (Food and Beverages), Revolt Industry (Fashion), dan Kontenu Interior Design) sebagai Partner mereka. Steak yang mereka tawarkan juga memiliki kualitas yang premium, setiap menu smoked beef (brisket, belly, ribs) yang diolah melewati proses smoked selama 12 jam dan menggunakan kayu sebagai alat pembakaran proses tersebut, dan menu steak yang mereka sajikan tentunya melewati proses grill untuk menambahkan cita rasa daging tersebut. Cara penyajian mereka dengan tingkat kematangan medium rare ini membawa edukasi bagi customer mereka bahwa daging yang dimasak terlalu matang tidak menonjolkan karakteristik dari daging tersebut.

Steak juga disajikan dengan beberapa saus pilihan buatan mereka, seperti Garlic Butter, Barberque, Chimi Churi, dan Creamy Mushroom. Mereka juga ingin menghilangkan presepsi masyarakat mengenai makanan steak yang identik dengan harga yang mahal dan cara makan yang mewah.

Pihak 41 juga menyajikan dengan cara yang berbeda, setiap steak telah dipotong dengan porsi yang tepat agar dapat berbagi,  mereka ingin menyampaikan pesan mereka bahwa steak merupakan makanan yang bisa dibagi untuk orang banyak dan semua khalayak dapat menikmati steak buatan mereka. 

Picanha Steak buatan 41 Strip club.  SP/ Satrya Nugraha

"Dengan bermodalkan pengalaman yang serba otodidak, saya sendiri melakukan riset agar produk steak yang kita hidangkan berkualitas terbaik. Seperti misalnya penggunaan kayu keras untuk proses smoked, pemotongan steak yang bersifat Aerodinamis dan tingkat kematangan yang pas agar para customer kita merasakan kualitas yang kami tawarkan. Kami sendiri juga ingin menghilangkan presepsi masyarakat bahwa steak adalah hidangan yang mahal dan diharuskan Fine Dining. Dimana disini tidak harus orang berkemeja dan bersepatu hanya untuk sekedar menikmati hidangan steak. Alasan dari kita memotong steak yang kita hidangkan juga ingin memberikan pesan agar customer bisa saling sharing, saling mencicipi satu menu dan lainnya yang dipesan. "ujar Muhammad Aldy Dharmawan, Executive Chef dan Headchef 41 Strip Club, Minggu (25/4/2021)

Dengan semangat yang sama, coffee shop yang mereka sajikan untuk customer ini memiliki kualitas biji kopi pilihan terbaik dari mereka. Tentunya didukung oleh teman - teman barista yang mempunyai pengetahuan di dunia perkopian yang telah tervalidasi untuk memproses kopi tersebut. Kopi yang mereka suguhkan tentunya tanpa dukungan pemanis, ditambahkan juga untuk beberapa menu kopi, syrup perasa yang menjadi pilihan mereka untuk beberapa menu juga sangat terpilih agar tidak merusak cita rasa yang dibawa kopi tersebut.

41 Strip Club merasa berada di posisi ini berkat dukungan teman - teman yang terus mendukung keberadaan mereka. Tempat yang bisa dikatakan Hidden Gem ini selalu mendapatkan review baik dari customer mereka. Dan dalam kurun waktu pekan PPKM, mereka juga menjadikan moment tersebut agar bangkit lebih baik. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan oleh Pemerintah. Mereka siap melayani customer mereka dari jam 10 Siang hingga 10 Malam. Str

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…