Masyarakat Tuban yang Nekat Mudik, Bisa Diisolasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkab Tuban  mewanti-wanti masyarakat yang merantau di luar kota agar tidak mudik ke kampung halaman. SP/PEMKAB TUBAN
Pemkab Tuban  mewanti-wanti masyarakat yang merantau di luar kota agar tidak mudik ke kampung halaman. SP/PEMKAB TUBAN

i

SURABAYAPAGI,Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melarang warganya untuk melakukan mudik lebaran. Bupati Tuban, Fathul Huda mewanti-wanti masyarakat yang merantau di luar kota agar tidak mudik ke kampung halaman.

Bahkan jika tetap memaksa pulang, pemudik akan langsung menjalani rapid test dan diisolasi. Sebab hal itu adalah sebagai tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kita minta masyarakat agar tidak mudik, jika memaksa akan dirapid tes dan isolasi," ujar Bupati saat safari Ramadan di Kecamatan Semanding pada Minggu (25/4/2021).

Orang nomor satu di Tuban itu menjelaskan, pemerintah mulai tanggal 22 April 2021 kemarin, mudik lebaran sudah tidak diperbolehkan sampai nanti tanggal 24 Mei 2021.

Bahkan, ia sendiri juga harus menyadarkan istri karyawannya, bahwa suaminya yang bekerja di Kalimantan tidak boleh pulang sampai 32 hari ke depan, sesuai instruksi dari Pemerintah Pusat.

Tentu ini semua harus menjadi perhatian bersama untuk memutus penyebaran virus corona, agar dunia kembali seperti sediakala. 

"Tidak usah mudik atau pulang, karena bisa ditangkap bapak Kapolres atau bapak Dandim nanti," pungkasnya.

Sesuai dengan Adendum Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri. 

Adendum yang ditandatangani Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada tanggal 21 April 2021 itu mengatur tentang pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April–5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei–24 Mei 2021). na

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …