Modus Baru, Selundupkan Sabu ke Lapas Melalui Bola Tenis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menunjukkan barang bukti sabu dan bola tenis yang digunakan untuk menyembunyikan sabu.
Petugas menunjukkan barang bukti sabu dan bola tenis yang digunakan untuk menyembunyikan sabu.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Dalam kurun waktu dua bulan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi kembali berhasil menggagalkan penyelundupan paket narkoba jenis sabu.

Modus penyelundupan kali terbilang modus baru. Sabu seberat 5 gram dimasukkan ke dalam bola tenis, kemudian dilemparkan ke dalam lapas. Tiga orang pemesan dalam hal ini napi kasus narkoba diamankan.

Pelemparan bola tenis berisi sabu itu dilakukan pada pukul 02.00 WIB, Minggu dinihari (25/4/2021).

Petugas mendapatkan informasi jika ada penyeludupan narkoba jenis sabu di dalam Lapas. Penyelidikan pun dilakukan, hingga memantau CCTV di dalam lapas.

"Kita pantau melalui CCTV ternyata ada orang yang mengambil benda mencurigakan yang di lempar dari luar berupa bola tenis. Kalau pelemparan bola tenis itu tidak terpantau (CCTV)," ujar Wahyu Indarto, Kalapas Banyuwangi, Senin (26/4).

Dari Pantauan CCTV itu, akhirnya diketahui tiga warga binaan lapas memesan barang haram itu dari luar lapas. Mereka adalah AJ, BH dan K. Ketiganya merupakan narapidana kasus narkotika.

Penggeledahan pun dilakukan di sel tahanan mereka. Hingga akhirnya petugas menemukan barang bukti berupa handphone, 20 paket kecil berisi sabu 5 gram dan bola tenis.

"AJ memesan melalui K ke warga luar. Kemudian bola itu ditemukan oleh salah satu warga binaan yang membersihkan halaman. Tapi setelah diambil, bola itu kemudian dirampas oleh BH. Ketiganya langsung kita amankan," tambahnya.

Atas temuan tersebut, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Satuan Narkoba Polresta Banyuwangi. Ketiganya kemudian dibawa ke Polresta Banyuwangi untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

"Dan selanjutnya kita serahkan ke aparat kepolisian untuk pemeriksaan dan pengembangan," tambahnya.

 

 

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…