Mantan PMI Sukses Berbisnis Keripik Tempe di 4 Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dian Hadiansyah dengan produk Tempe Kojo miliknya. SP/ GRT
Dian Hadiansyah dengan produk Tempe Kojo miliknya. SP/ GRT

i

SURABAYAPAGI.com, Garut - Dian Hadiansyah yang awalnya bekerja sebagai mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor manufaktur Jepang pada tahun 2001-2004. Kini ia mencari peluang berbisnis keripik dari bahan baku tempe dan berhasil menjadi pengusaha keripik tempe yang diberi nama “Tempe Kojo”, usaha makanan dari kedelai tersebut berhasil merambah pasar internasional mulai dari Jepang, Korea Selatan, Inggris dan Jerman.

Saat Dian masih menjadi PMI di Jepang, disela-sela kesibukannya bekerja Dian menggeluti usaha tempe dengan menggunakan bahan baku rempah lokal dan kacang hokaido Jepang. Karena keterbatasan regulasi, Dian mengawali usahanya dengan cara menjual tempe dari pintu ke pintu. Waktu itu, Dian menjual keripik tempe kepada sesama PMI dan orang Jepang yang sudah dikenalnya.

“Alhamdulillah permintaan tempe di sana bagus. Banyak orang Jepang mencari dan menyukai tempe. Mungkin itu karena makanan khas Indonesia ini tidak diproduksi negara lain,” tuturnya, Kamis (29/4/2021).

Menurut dia, rata-rata permintaan Keripik Tempe Kojo dari pasar ekspor mencapai 2.000 pieces (bungkus) per bulan dan sebagian besar masih dipasarkan untuk pasar lokal. Sedangkan untuk harga di bandrol Dian mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per bungkus, tergantung rasa atau varian.

Setelah pulang ke Indonesia, Dian mulai fokus mengembangkan usaha pembuatan keripik tempe sejak 2017 dan dirinya mendaftarkan produknya dengan nama Keripik Tempe Kojo.

“Nama kojo diambil dari nama pabrik tempat saya duku bekerja di Jepang. Dan dalam Bahasa Sunda, ‘kojo itu kan artinya sesuatu yang sering dipakai atau diandalkan,” kata Dian.

Ia mengatakan untuk meningkatkan kemampuan dalam berwirausaha ia sering mengikuti berbagai pelatihan wirausaha seperti yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Balai Latihan Kerja Pekerja Migran Indonesia (BLKPMI).

“Jadi dengan membuka usaha Keripik Tempe Kojo saya bukan hanya bisa mencukupi kebutuhan finansial keluarga namun juga turut membuka lapangan pekerjaan untuk yang lain,” ujar Dian.

Dengan ketekunan, kerja keras dan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, saat ini usahanya terus membesar dan bahkan bisa menjajal pasar ekspor. Keripik “Tempe Kojo” Dian juga pernah mewakili Pekerja Migran Indonesia (PMI) se-Jawa Barat (Jabar) dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2019. Dsy1

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…