Penumpang di Terminal Bojonegoro Sepi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro terus berkurang. SP/TERMINAL BOJONEGORO
Jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro terus berkurang. SP/TERMINAL BOJONEGORO

i

SURABAYAPAGI,Bojonegoro – Kordinator satuan pelayanan terminal tipe A Rajekwesi Bojonegoro Budi Sugiarto mengatakan, jumlah penumpang bus di Terminal Tipe A Rajekwesi Bojonegoro terus berkurang setiap harinya.

Budi bahkan menjelaskan beberapa armada di terminal tersebut ada yang dikandangkan ataupun tidak beroperasi. “Iya, jumlah penumpang turun dan sejumlah armadapun juga berkurang,” ujar Budi, Kamis (29/4).

Budi mengatakan, untuk jumlah penumpang bus semakin menurun setiap harinya. Dikarenakan banyak nya informasi terkait larangan mudik yang beredar.

“Awal bulan Ramadhan lalu masih sempat ramai, namun setelah adanya SE terbaru terkait larangan mudik, menyebabkan penumpang bus semakin menurun,” kata Budi Sugiarto.

Lebih lanjut, selain itu, beberapa perusahaan Otobus mengurangi keberangkatan bus nya sekitar 60% disebabkan penurunan penumpang yang biasanya beroperasi sehari 10 bus, kini hanya mengeluarkan 5 hingga 6 bus, “Terminal Rajekwesi kini melayani keberangkatan bus mulai pukul 02.45 WIB hingga pukul 18.45 WIB, namun kedatangan bus di terminal bisa sampai pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB,” bebernya.

Menurutnya, untuk sejumlah armada bus di Terminal Rajekwesi Bojonegoro masih beroperasi. Mereka memanfaatkan waktu sebelum pelarangan beroperasi tanggal 6 Mei mendatang. Hal ini menyusul adanya surat edaran terkait larangan mudik serta penyekatan tiga titik Kabupaten Bojonegoro.

“Saat ini beberapa bus luar kota maupun luar provinsi masih beroperasi seperti biasanya, namun pada tanggal 6 hingga 17 Mei, bus luar provinsi tidak boleh beroperasi,” ucapnya.

“Sedangkan pada tanggal 6 hingga 17 Mei, bus antar kota masih belum bisa dipastikan berhenti atau tidak. Karena masih menunggu arahan dari pihak yang berwajib,” pungkasnya.na

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…