SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Aktris sekaligus presenter Chacha Frederica tua kritikan usai mengunggah foto dirinya kala melaksanakan terawih di sebuah masjid di kawasan Kendal, Jawa Tengah.
Ada dua protes warganet terkait foto tersebut, yaitu aurat sang aktris yang terlihat saat salat dan potensi foto tersebut menjadi ajang pamer. Terkait tudingan warganet tersebut, Chacha pun merilis penjelasan panjang lewat Instagram pribadinya.
“Assalamualaikum, aduh komentar kalian (di unggahan) sebelumnya. Senyumin saja. Semoga Allah memudahkan kita menjadi manusia-manusia yang lebih lembut lagi dan bisa ‘mentraining’ pikiran kita untuk melihat sisi positif (segala sesuatu),” katanya, Minggu (2/2/2021).
Foto itu Chacha unggah untuk berbagi kebahagiaan itu pun ditangkap secara negatif oleh para netizen. Padahal dalam caption yang ditulisnya, ia merasa bersyukur akhirnya bisa salat terawih secara berjamaah di masjid di tengah pandemi Covid-19.
"Masya Allah tabarakallah, baru kali ini salat tarawih berjamaah di luar rumah. Rindu ramai-ramai berbondong-bondong ke masjid, duduk lama-lama di masjid. Melihat indahnya langit di bulan suci Ramadhan," tulis Chacha Frederica di laman Instagramnya.
Menanggapi kritik warganet, Chacha Frederica tak mau ambil pusing. Ia menjelaskan, foto salat tarawih tersebut diambil saat dia menjalani safari Ramadan. Dan foto yang akhirnya diunggah tersebut merupakan dokumentasi dari Dinas Kominfo Kabupaten Kendal.
Lebih jauh, Chacha, tak ada niat untuk pamer melalui foto tersebut. Sebaliknya, dia berharap, foto itu bisa menjadi ajang dakwah selama bulan Ramadan.
“Lihat dong, saya tidak pernah posting foto salat selama Ramadan. Baru kali ini dan masya Allah (saya) diserang (seperti) melakukan apa saja. Bulan puasa saja begitu, apalagi enggak puasa ya?” katanya.
Namun, ada juga netizen membela apa yang dilakukan dan dikenakan oleh Chacha Frederica.
"Positif thinking mungkin ini candid, karena aku pernah juga lagi salat tiba-tiba temen fotoin diam-diam dan diposting di Facebook dia. Kalau nggak candid pasti nggak kepikiran salat difoto-foto," bela netizen.
"Teman-teman yang bilang mukena mukena, belum tau aja gimana di Makkah. Mukena ini budaya Melayu saja, bukan bagian dari syarat sah salat. Perihal bawah dagu dan telapak tangan atas juga masih menjadi ikhtilat di ulama," bela lainnya. Dsy15
Editor : Redaksi