Bunuh Teman Gegara Dikatai Biang Kerok Kalah Judi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti batu yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.
Polisi menunjukkan barang bukti batu yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Polisi akhirnya mengungkap teka-teki pembunuhan Sait Lupriadi (45) yang mayatnya ditemukan di jalur Pantai Selatan Tulungagung. Pelaku pembunuhan tak lain adalah rekan korban.

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto menyebut pelaku bernama Sugeng Widodo (31) warga Pagak, Malang.

“Pelaku pembunuhan ini adalah teman korban sendiri yang sering diajak kemana-mana oleh korban. Untuk korban alamat KTP-nya Majalengka, tapi dia asli Malang dan tinggal di Malang,” ungkapnya, Senin (3/5).

Selain mengamankan tersangka, pelaku juga mengamankan beberapa barang bukti berupa sepeda motor, telepon genggam dan sejumlah uang tunai. Sedangkan di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti sebongkah batu yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Aksi pembunuhan itu berawal pada Jumat (23/4) korban dan pelaku berangkat ke jalan-jalan ke Trenggalek. Di kawasan Prigi Trenggalek, keduanya sempat menyambangi arena judi kletek.

"Mereka bermain judi tapi kalah," ujarnya.

Malam harinya keduanya menuju wilayah Tulungagung melalui Kecamatan Bandung. Selama di tengah perjalanan korban berulang kali memaki-maki pelaku dengan kata-kata kasar dan dituding biang kerok kekalahan judi.

"Dari situlah pelaku ini dendam dan emosi, sehingga sampai di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki pada Sabtu dini hari pelaku menghentikan sepeda motor dengan alasan buang air kecil dan istirahat," imbuhnya.

Menurut tersangka Sugeng, di pinggir jalur Pansela itulah ia langsung memukul korban dengan tangan kosong hingga jatuh. Korban sempat berusaha berteriak minta tolong, karena panik akhirnya pelaku mengambil bongkahan batu besar dan dihantamkan ke arah korban.

"Saya hantam pakai batu dua kali, di tengkuk dan dada," kata Sugeng Widodo.

Pasca kejadian itu, pelaku membawa kabur sepeda motor, dompet dan telepon genggam korban ke Malang.

Sedangkan mayat korban ditemukan warga pada Selasa (27/4/2021) dalam kondisi membusuk.

Akibat perbuatannya kini tersangka diamankan di Polres Tulungagung dan dijerat Pasal 339 subsider 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

 

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…