Wakil Ketua DPRD Surabaya Tinjau Kesiapan Sekolah Jelang PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti saat meninjau kesiapan pembelajaran tatap muka di SMPN 6 Surabaya. SP/Al Qomar
Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti saat meninjau kesiapan pembelajaran tatap muka di SMPN 6 Surabaya. SP/Al Qomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satu tahun lebih  pandemi melanda yang melumpuhkan semua sektor, termasuk dunia pendidikan. Tahun ajaran 2021/2022 akan memunculkan suatu pijakan baru di dunia pendidikan. Awal Juli tahun 2021 sektor pendidikan diprediksi akan kembali bangkit dengan menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM).

Guna menyambut PTM Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti melakukan peninjauan terhadap kesiapan sekolah-sekolah yang ada di Surabaya. Diantaranya dua sekolah yakni SMP Negeri 6 Surabaya dan SMP Giki 2 Surabaya guna menelisik protokol yang diaplikasikan.

Reni menyebutkan, bahwa dua sekolah negeri dan swasta tersebut telah mendapatkan asesmen dari Dinas Pendidikan untuk melaksanakan PTM. Faktor tersebut dinilai berdasarkan sarana dan prasarana, SDM, dan penerapan protokol disertai sistem belajar yang memadai.

"Ini berangkat dari keinginan para orang tua yang banyak saya temui, bahwa mereka para orang tua sangat berharap anak-anaknya bisa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun keinginan tersebut harus disertai dengan keamanan dan keselamatan siswa-siswi nantinya," tutur Reni, Senin (3/5).

Menjawab itu, setelah memperhatikan simulasi yang disajikan pihak sekolah mulai dari siswa masuk pintu gerbang sekolah hingga menuju ke ruang kelas, diantaranya telah diterapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Seperti misalnya jaga jarak antar siswa, pengecekan suhu tubuh saat di gerbang, cuci tangan di wash station, hingga penggunaan hand sanitizer sebelum masuk ke dalam kelas dan tak luput juga sepatu siswa turut disemprot dengan disinfektan.

Dari sana, Reni menilai SMP 6 dan Giki 2 telah siap untuk melaksanakan PTM. Dan diharapkan pada prakteknya nanti direalisasikan sesuai dengan simulasi dan dia mendorong agar ada penegakan kontrol oleh satgas agar skema tersebut tak kendor di tengah jalan.

"Soal PTM ini saya harap tidak diperselisihkan, karena pelaksanaannya sesuai dengan persetujuan orang tua. Bagi yang tidak setuju tidak apa itu berdasarkan pertimbangan wali murid, namun bagi yang setuju PTM tentu harus dipersiapkan dan kita berikan mereka ruang," paparnya.

Dari data yang didapatkan, di SMP 6 keputusan orang tua seimbang yakni 50 persen menginginkan PTM dan 50 persen tetap belajar di rumah. Sementara di SMP Giki 2 85 persen ingin PTM dan sisanya tidak.

"Saya harap PTM ini bisa dilakukan secepatnya. Jika setelah libur lebaran kasus lonjakan positif Covid-19 menurun, maka bisa digelar setelah libur lebaran tanpa harus menunggu tahun ajaran baru," ujarnya.

Namun kesetujuannya untuk menyelenggarakan PTM diharapkan tak memicu kluster baru di sekolah. Sekali lagi, Reni menekankan, bahwa kesiapan sekolah adalah yang paling utama untuk menggelar tatap muka tanpa adanya kluster sekolah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP 6 Surabaya Ahmad Sya'roni mengatakan, bahwa ada sebanyak 258 siswa yang setuju PTM dan yang tidak setuju juga 258 siswa. Berdasarkan kuesioner yang diberikan ke wali murid, pertimbangan itu di antaranya keselamatan dan adanya kenyamanan sebagian siswa untuk belajar di rumah.

"Jadi sekolah kami ini sudah menerapkan hybrid learning. Artinya pembelajaran bisa dilakukan di rumah dan di sekolah secara bersamaan. Untuk PTM ini kami memang membatasi, hanya 16 siswa yang berada di kelas, sehingga tidak masalah mau belajar di mana saja yang terpenting kami akan tetap melayani. Bagi orang tua yang menginginkan PTM tentu akan kami fasilitasi sebaik mungkin dan sebaliknya," jelasnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Giki 2 Surabaya Ida Christiana mengungkapkan, bahwa dalam pelaksanaan PTM nanti pihaknya sudah mengantongi lampu hijau dan simulasi telah dilakukan, begitu juga dengan vaksinasi tindik yang tuntas dirampungkan.

"Semua sudah kami terapkan. Termasuk vaksinasi seluruh guru dan tenaga pendidik sudah semua tinggal prakteknya saja. Adapun 15 persen dari 290 siswa masih ada yang belum menghendaki PTM, namun kami harap berjalannya nanti mereka tertarik untuk kembali belajar di sekolah seperti yang sudah-sudah," ucap Ida. Alq

Berita Terbaru

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif menjelang batas …

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial t…

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…