Pangkas Rambut Sejak 1965, Bukti Otentiknya Kota Malang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sukadi dan rekannya siap melayani pelanggan untuk potong rambut. SP/ MLG
Sukadi dan rekannya siap melayani pelanggan untuk potong rambut. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Kota Malang memiliki segudang cerita menarik, salah satunya Barbershop atau pangkas rambut yang bernama Pangkas Rambut Sahabat sudah berdiri sejak 1965 ini adalah bukti otentiknya Kota Malang. Namanya Pangkas Rambut Sahabat.

Awal berdirinya sejak 1965 silam, Sahabat bahkan sudah memakai nama Barbershop. Lengkap dengan tanda barber’s pole (lampu merah, putih biru) di depan bangunannya. Hanya saja, waktu jaman Soeharto 1980-an  pernah dilarang pakai istilah-istilah bahasa inggris. Akhirnya, diganti jadi pangkas rambut.

Pemilik Pangkas Rambut Sahabat ini adalah Sukadi dan M. Nur. Mereka sama-sama punya komitmen kuat untuk menjaga asa dan merawat ingatan tentang masa-masa kejayaan Sahabat yang pernah menjadi idola kawula muda di era 1980 hingga 2000-an.

”Umur sudah tua, mau kerja apa? Senang juga disini, sudah kulino (kebiasaan, red). Bertahan saja dengan apa yang ada, disyukuri saja,” katanya, Rabu (5/5/2021).

Menyapu rambut, usai memotong rambut pelangga. SP/ MLG

Lokasi pangkas rambut legendaris ini ada di dalam Kompleks Pertokoan Kayutangan, pertokoan tertua yang menjadi pusat keramaian di medio 1960-1970-an. Di sekitarnya, di bilangan Basuki Rahmat itu juga kini telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya (heritage).

Pelanggan yang datang disini bahkan ada yang dari kalangan menengah ke atas. Jasa pelayanannya pun beragam, mulai dari potong rambut, cukur muka, bersih telinga, creambath, semir hingga neril.

Sebut saja mantan Bupati Malang dan Kapolres era 80an. Lalu, juga Wakil Wali Kota Malang sekarang, Sofyan Edi Jarwoko selalu menyempatkan potong rambut disini.  ”Memang rata-rata pelanggan sini udah tua-tua semua. Bahkan kami juga sering terima panggilan potong di rumah. Tapi sekarang juga sudah mulai banyak anak muda kesini,” ujarnya.

Kendati masa-masa kejayaan Sahabat telah berlalu, harapan akan tempat mereka mencari nafkah selama puluhan tahun ini bisa terus eksis di tengah menjamurnya usaha barbershop di kalangan muda. Kini, Sahabat seolah hidup segan, mati tak mau.

”Sudah mulai sepi pelanggannya, apalagi ditambah pandemi. Tapi disyukuri saja. Bagaimanapun caranya, kami harus tetap hidup dan menghidupi. Sebisa mungkin tempat ini jangan sampai tutup,” harapnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…