Kini, Provokator Masker, Jadi Duta Prokes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengangkat Putu Arimbawa sebagai Duta Protokol Kesehatan di Surabaya Rabu (5/5/2021). SP/Alqomar
Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengangkat Putu Arimbawa sebagai Duta Protokol Kesehatan di Surabaya Rabu (5/5/2021). SP/Alqomar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Putu Arimbawa, pria yang baru saja disanksi membersihkan mess orang gila di Liponsos Surabaya, kini mendapat gelar baru dari Satgas Penanganan Covid-19 kota Surabaya. Usai mengejek dan memaki-maki para pengunjung Pakuwon Mall Surabaya, kini Putu diangkat menjadi duta Protokol Kesehatan (Prokes). Usai salah, langsung naik pangkat.

Pria asal Driyorejo, Gresik itu diangkat jadi Duta Prokes setelah menjalani sanksi di Liponsos Surabaya. Kini, Putu akan bertugas melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pentingnya prokes.

"Yang bersangkutan mengaku siap untuk menjadi duta (prokes) Covid-19. Kemarin dia sampaikan sendiri saat menjalani sanksi di Liponsos," terang Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, Rabu (5/5/2021).

Sejauh ini, Eddy menyebut Putu kooperatif menjalani hukuman. Mulai dari memandikan, menghibur, hingga memberi makan para penghuni Liponsos.

Begitu juga saat penangkapan. Putu membayar denda administratif sebesar Rp150 ribu. Pun ketika menyatakan permintaan maaf di depan publik, dia tidak keberatan.

"Kalau masih berulah lagi, tentu (hukuman/sanksi) akan diakumulasikan dan kami rakorkan (rapat koordinasi) dengan Tim Satgas Covid-19," kata dia.

Pemberian sanksi kali ini, lanjut Eddy, sudah sesuai dengan Pasal 28 Perwali Nomor 10 atas Perubahan Perwali 67 Tahun 2020.

Dia juga memastikan persoalan Putu yang sempat tidak percaya dengan bahaya Covid-19, sudah selesai. Putu juga telah mendapatkan penjelasan tentang bahaya Covid-19 dan pentingnya menjaga prokes di tengah masyarakat.

"Awalnya tidak percaya Corona. Ditanya apakah kamu menunggu anak istrimu kena? Baru dia ngaku 'jangan-jangan Pak' dia baru sadar," jelas dia.

Sebelumnya, Putu mengakui kesalahannya di depan media usai ditangkap oleh Polrestabes Surabaya dan Satgas Covid-19 Surabaya, Selasa (4/5/2021) siang. Ia pun mengaku tak ada niat provokasi saat mengejek dan merekam dalam sebuah insta story di media sosialnya. Perkataan dan perbuatannya itu diakui sebagai spontanitas belaka.

“Tidak ada tujuan ingin viral, atau panjat sosial,” tegasnya. Putu Ari juga mengakui perbuatannya dilakukan secara sadar. alq/cr3/ham

 

Berita Terbaru

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tiga Daerah, Anggaran Capai Rp46,9 Miliar

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:05 WIB

SurabayaPagi, Tulungagung – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di K…

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Walk for Peace 2026 Singgah di Grahadi, Khofifah Serukan Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 22:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan 57 Bhikkhu lintas negara yang menjalankan perjalanan spiritual I…

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 21:22 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) melalui program BSI Scholarship kembali membuka akses pendidikan bagi ribuan generasi m…

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…