Exit Tol Mojokerto Diperketat, Puluhan Pemudik Dipaksa Putar Balik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi saat memimpin langsung penyekatan exit tol Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi saat memimpin langsung penyekatan exit tol Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Polres Mojokerto Kota mulai memberlakukan penyekatan arus mudik di tiga titik exit tol Penompo, Kecamatan Jetis serta exit tol Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kamis (6/5/2021) dini hari.

Penyekatan perdana yang di pimpin langsung Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi ini berhasil menjaring puluhan kendaraan roda empat yang tidak memenuhi persyaratan jalan.

Mereka dipaksa putar balik karena tak mampu menunjukkan surat izin resmi perusahaan ataupun tak memiliki alasan perjalanan yang jelas.

Diantaranya, satu kendaraan pemudik dari Jakarta dengan tujuan Jombang dan satu travel yang memuat penumpang dari Nganjuk ke Jombang diarahkan putar balik saat melintas di exit tol Gedeg.

Dan 5 kendaraan pribadi dari Madiun, Ponorogo, Semarang, Surabaya serta 5 bus dari arah Jakarta, Surabaya, Malang yang hendak menurunkan penumpang dan barang juga dipaksa putar balik saat melintas di exit tol Penompo.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan pengetatan akses keluar masuk kota ini menyusul kebijakan pemerintah pusat maupun daerah terkait larangan mudik lebaran.

"Mulai hari ini kita akan melakukan pemeriksaan kendaraan yang keluar di pintu tol Penompo dan Pagerluyung. Bagi yang tidak bisa menunjukkan surat jalan maka akan kita arahkan putar balik," ujarnya.

Mantan Kapolres Sumenep ini mengatakan, selain melakukan penyekatan di sejumlah titik jalur arteri maupun tol, pengamanan juga dilakukan hingga ke jalan tikus atau jalur alternatif.

"Jalur alternatif itu juga kita tutup sementara untuk menghalau warga yang nekat pulang kampung," tegasnya.

Deddy menyebut, selama larangan mudik terdapat tiga titik penyekatan. Di antaranya, Desa Simongagrok, Kecamatan Dawarblandong, exit tol Penompo, Kecamatan Jetis, serta exit tol Pagerluyung, Kecamatan Gedeg.

”Di titik tersebut nantinya akan ada petugas lintas sektoral, baik TNI, Polri dan Pemkot Mojokerto,” ujarnya.

Polresta juga menyiagakan empat pos pengamanan (pospam). Meliputi pos Alun-Alun Kota Mojokerto, Sunrise Mall, Pos Sekar Putih Bypass, serta di Jembatan Gajah Mada.

"Bagi pemudik yang masih nekat dan tidak memenuhi persyaratan jalan, maka langsung diminta putar balik," tegasnya.

Ia menambahkan, pengetatan ini sedikitnya bakal melibatkan 238 personel Polri. Ratusan personel merupakan satuan yang mengikuti Operasi Ketupat 2021 yang berlangsung mulai 22 April hingga 14 Mei 2021.

"Jumlah petugas pengamanan larangan mudik ini tentu di luar satuan tugas dari unsur TNI, satpol PP, serta Dishub Kota dan Kabupaten Mojokerto," ungkapnya.

Masih kata Deddy, larangan mudik 6-17 Mei tertuang dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 yang mengatur peniadaan mudik Lebaran sebagai upaya pengendalian persebaran Covid-19.

Pengetatan larangan mudik ini kemudian diatur dalam addendum surat edaran yang menyebutkan sejumlah syarat perjalanan dua minggu sebelum masa larangan (22 April-5 Mei), serta seminggu pasca masa larangan (18-14 Mei). Dwy

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…