Alami KDRT Verbal dan Body Shaming Suami Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vicky Zainal. SP/ JKT
Vicky Zainal. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Masih dalam proses perceraian dengan sang suami, Vicky Zainal akhirnya buka suara terkait perbuatan suaminya selama 10 tahun menikah. Vicky Zainal akhirnya mengungkapkan KDRT verbal hingga body shaming yang dilakukan suaminya, Mulyawan Setyadi.

Kuasa hukum Vicky Zainal, Ammy Surya menegaskan hanya KDRT verbal saja yang dialami oleh Vicky Zainal. Kliennya tidak pernah dipukul apalagi diancam oleh Mulyawan Setyadi.

"Nggak (ada penganiayaan) hanya psikis dan verbal," kata Ammy Surya, Jumat (7/5/2021).

"Saya tambahkan, kalau ancaman kan itu konotasinya negatif ya. Bahwa sampai dengan saat ini Vicky keadaannya nyaman, sehat tidak ada satu (pun) tekanan. Tapi memang ada pihak-pihak yang berusaha memperkeruh suasana," timpal tim kuasa hukum Vicky Zainal yang lainnya, Morris Pandiangan, dalam kesempatan yang sama.

Namun bagi suaminya, Muliawan Setyadi Poernomo selalu mengaku hanya bercanda tiap kali melakukan KDRT verbal pada Vicky Zainal.

"Sering beberapa kali saya tanya jawabnya 'saya cuna bercanda saja' gitu. Saya bilang lagi 'Ada beberapa bercanda yang bisa kamu terima ada yang enggak bisa kamu terima' seperti itu," ujar Vicky Zainal.

Ada satu kalimat yang membuat Vicky Zainal begiu sakit hati. Ia dikatai gendut oleh Mulyawan Setyadi hingga ogah menyetubuhi sang istri.

Hal itu tercantum di dalam surat aduan Vicky Zainal ke Komnas Perempuan. Salah satu isi poinnya adalah mengenal kalimat tak elok yang diutarakan oleh Muliawan Setyadi kepada Vicky Zainal.

"Bahwa ucapan-ucapan kasar dari Teradu (Mulyawan Setyadi) kepada Pengadu ketika akan melakukan hubungan suami istri seperti, 'You look fat, I don't fu** you if you fat!'," bunyi poin utama pengaduan itu.

Vicky Zainal menegaskan dirinya berpikir panjang mengenai pernikahannya sehingga bungkam selama sepuluh tahun. Hingga akhirnya ia memutuskan mengadukan perbuatan Muliawan kepada lembaga terkait perempuan karena merasa diperlakukan tidak adil.

"Tapi pada kenyataannya saya merasa tidak mendapatkan keadilan dalam perceraian dan selama pernikahan saya. Mungkin ini saatnya harus speak up," ucap Vicky Zainal menahan tangis.

Selama ini, Vicky Zainal hanya bisa memendam masalah rumah tangganya seorang diri. Ia tak mau menceritakannya kepada orang lain termasuk keluarganya. Hal itu demi menjaga aib keluarga dan suaminya.

Namun lama kelamaan Vicky Zainal tak kuat menopang beban tersebut. Ia pun akhirnya 'meledak' hingga memberanikan diri untuk bersuara.

Sementara itu, kuasa hukum Vicky Zainal, Ammy Surya menyampaikan bahwa sikap kasar suami yang mengatainya tak hanya itu. Yang paling menyakitkan Vicky Zainal adalah suaminya juga tidak mau memiliki keturunan selama menikah.

"Klien saya selain mendapatkan kekerasan verbal selama 10 tahun, dan satu lagi yang penting, hak asasi atas hal reproduksi, hak untuk memiliki anak," ucap Ammy Surya.

Vicky Zainal resmi menikah dengan Muliawan Setyadi Poernomo pada 2010 lalu. Selama 10 tahun menikah, keduanya memang belum dikaruniai anak. 

Vicky Zainal dan Muliawan Setyadi sudah diputus ceria oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 7 Januari 2021. Tapi rupanya, Muliawan tak terima dengan perceraian tersebut dan mengajukan kasasi. Dsy19

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Program Perintis Masih Jadi Andalan dalam Peningkatan Kualitas dan Akses Pendidikan di Lamongan

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…