Aturan Larangan Mudik, Pendapatan Jasa Inang-Inang Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para inang-inang di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. SP/ JKT
Para inang-inang di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Di musim lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah yang sebentar lagi berlangsung membuat para jasa penukaran uang 'inang-inang' ramai berjejer salah satunya di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Bahkan beberapa inang-inang di kawasan Kota Tua juga menawarkan penukaran uang peringatan kemerdekaan (UPK) Rp 75.000.

Namun, sejak Pemerintah kembali melarang mudik di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriyah yang berlaku pada 6-17 Mei 2021 berdampak pada jasa penukaran uang 'inang-inang' yang kini turun drastis.

Salah satunya adalah Harahap, inang-inang di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat yang membuka lapak di dekat Museum Mandiri mengaku pendapatannya anjlok.

"Pendapatan saya turun 50% kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebelum Corona, sehari bisa dapat Rp 400.000-500.000. Sekarang ya hanya sekitar Rp 200.000-300.000," ungkap Harahap, Minggu (9/5/2021).

Tak hanya Harahap, inang-inang lain bernama Manik yang juga membuka jasa penukaran uang di area tersebut juga mengalami penurunan omzet yang signifikan.

"Sepi banget ya. Karena ada larangan mudik. Biasanya ramai kalau mau mudik, mereka pada nukar," jelas Manik.

Ia yang sudah membuka lapak selama 2 jam saja baru mendapatkan 2 penukar. "Saya dari jam 13.00 WIB, baru 2 orang tukar," pungkas Manik.

Selain itu, Pasaribu yang sudah membuka jasa penukaran uang selama 40 tahun di kawasan Kota Tua mengatakan, larangan mudik membuat jumlah orang yang menukar uang turun drastis.

"Sepi 3 hari ini selama nggak ada mudik. Kalau biasanya (ada mudik) ramai," tandas Pasaribu. Dsy11

Berita Terbaru

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Fu Liwen Diduga Berperan sebagai Pengawas dalam Sindikat Scamming Surabaya

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Nama Fu Liwen menjadi salah satu dari 41 warga negara asing (WNA) yang didakwa dalam perkara dugaan sindikat penipuan daring atau s…

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Menikmati Nuansa Petik Stroberi hingga Glamping di Desa Wisata Pandanrejo

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Tidak hanya menawarkan suasana pedesaan dan panorama pegunungan, kawasan Desa Wisata Pandanrejo di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu juga…

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Kenali Potensi, Siapkan Karier: 650 ASN Kota Mojokerto Ikuti ProASN

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:10 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto kembali melaksanakan Profiling ASN melalui Program ProASN sebagai bagian dari tahapan penerapan ma…

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Targetkan 600 Mahasiswa, Pemkot Batu Perkuat Program 1.000 Sarjana di 2027

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperluas akses pendidikan tinggi dan memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu,…

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4, Diperta Probolinggo Gencarkan Penangkaran di Lahan Poktan

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui penangkaran di lahan Kelompok Tani (Poktan) Sumber Abadi Desa Rawan Kecamatan Krejengan, Dinas Pertanian (Diperta)…

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Stok Membusuk, Pedagang Ngeluh Cabai Rawit di Ponorogo Tembus Rp70 Ribu per Kg

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 13:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena pasokan cabai rawit yang seret dan kualitas cabai yang banyak rusak, membuat sejumlah pedagang di Kabupaten…