Kudeta di Myanmar Sebabkan Krisis Uang Tunai Antar Bank

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Myanmar yang melakukan unjuk rasa. SP/ MNY
Warga Myanmar yang melakukan unjuk rasa. SP/ MNY

i

SURABAYAPAGI.com, Myanmar - Kudeta militer yang melanda Myanmar sejak 1 Februari mengakibatkan sejumlah krisis uang tunai. Bank sentral, yang sekarang dijalankan oleh seorang junta yang ditunjuk, belum mengembalikan sebagian dari cadangan yang dimilikinya untuk bank-bank swasta.

Bank sentral bahkan tidak memberikan alasan apapun, membuat bank-bank kekurangan uang tunai. Masyarakat yang membutuhkan uang tunai di Myanmar harus bangun pagi dan antre di luar bank sejak pukul 04.00. Sbanyak 15 atau 30 pelanggan pertama diberi token plastik yang akan memungkinkan mereka memasuki bank ketika dibuka pada pukul 09.30 dan menarik uang tunai.

Jika tidak mendapatkan token, masyarakat harus mengantri berjam-jam untuk beberapa mesin ATM yang berfungsi di luar atau pergi ke pialang pasar gelap yang mengenakan komisi besar.

Bank-bank itu ditutup atau dibuka hanya sesekali karena banyak staf melakukan pemogokan untuk memprotes kudeta. Pemadaman internet membuat transaksi online menjadi sulit dan transfer internasional sebagian besar telah berhenti berfungsi.

Hal itu menghadirkan masalah bagi orang-orang Burma dan bisnis kecil saat mereka mencoba menavigasi ekonomi yang runtuh dengan cepat di bawah pemimpin baru negara itu dan jatuhnya pariwisata, salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di Myanmar. Kyat Burma telah turun sekitar 20 persen nilainya sejak kudeta.

Sekarang hampir tidak mungkin untuk mendapatkan dolar AS atau mata uang luar negeri lainnya di pusat pertukaran reguler di Yangon. Pedagang pasar gelap akan melakukan transfer online dengan imbalan catatan fisik dalam berbagai mata uang, tetapi menambahkan komisi hingga 10 persen.

Kudeta dan protes terhadapnya sekarang berarti tidak ada sistem perbankan yang berfungsi, menurut Richard Horsey, seorang analis politik independen yang berspesialisasi di Myanmar.

"Orang ingin menarik uang tunai sekarang untuk membeli makanan dan kebutuhan lainnya, dan juga karena mereka takut sistem perbankan akan runtuh," kata Horsey, Satu (15/5/2021). Dsy2

Berita Terbaru

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Antusiasme Pengunjung Picu Lonjakan Penjualan UMKM di Ajang Domino Surabaya

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – HGI City Cup 2026 Surabaya Fest tidak hanya menghadirkan kompetisi domino, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pelaku usaha …

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pencak silat yang a…