Unjuk Rasa Akan Terjadi Lagi Besok!!

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pengemudi ojek online atau ojol akan mengadakan aksi unjuk rasa di Jakarta.jkt-02/gfr
Para pengemudi ojek online atau ojol akan mengadakan aksi unjuk rasa di Jakarta.jkt-02/gfr

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Unjuk rasa akan terjadi lagi besok, rabu (17/9). Para pengemudi ojek online atau ojol akan mengadakan aksi unjuk rasa di Jakarta. Dalam unjuk rasa ini mereka menyuarakan sejumlah tuntutan di tiga lokasi berbeda yaitu Kementerian Perhubungan (Kemenhub), DPR dan Istana Negara.

Ketua Umum Garda Indonesia dan inisiator unjuk rasa (Igun Wicaksono), mengatakan aksi massa besok tak hanya diramaikan driver ojol, tetapi juga mahasiswa dari BEM UI serta aliansi mahasiswa lainnya.

"Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bersama gabungan aliansi, komunitas-komunitas ojek online, mahasiswa dari BEM UI dan aliansi-aliansi mahasiswa lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa akbar dimulai dari Kementerian Perhubungan lalu ke Istana Presiden dan berakhir aksi unjuk rasa di DPR RI," kata Igun melalui keterangan tertulis, Selasa (16/9).

Igun Wicaksono, menegaskan dalam aksi ini bentuk protes terhadap kebijakan Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi, yang dinilai lebih berpihak pada kepentingan perusahaan aplikator transportasi daring ketimbang pengemudi.

"Hari Perhubungan Nasional yang seharusnya dapat menjadi suatu kebanggaan kemajuan Indonesia pada bidang perhubungan akan menjadi saat yang tepat bagi Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menyuarakan bahwa terjadinya kemunduran Kementerian Perhubungan semenjak Dudy Purwaghandi diangkat oleh Presiden Prabowo menjadi Menteri Perhubungan," kata Igun dalam keterangannya, Selasa (16/9/2025).

Terkait desakan utama ojol, ia menyampaikan pihaknya menuntut Presiden Prabowo Subianto mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi. Tuntutan ini bertepatan pada Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Indonesia.

Igun menambahkan saat ini telah terjadi 'vendor driven policy' di mana kebijakan-kebijakan Kemenhub telah dikendalikan perusahaan aplikasi transportasi online.

Berikut daftar tuntutan utama aksi ojol R2, driver online R4 dan kurir online besok :

1. RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025-2026.

2. Potongan Aplikator 10% Harga Mati.

3. Regulasi Tarif Antar Barang dan Makanan.

4. Audit Investigatif potongan 5% yang telah diambil oleh aplikator.

5. Hapus Aceng, Slot, Multi Order, Member Berbayar dll.

6. Copot Menteri Perhubungan

7. Kapolri Usut Tuntas Tragedi 28 Agustus 2025

jkt-02/gfr

Berita Terbaru

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Tak Hanya PNS, PPPK Paruh Waktu di Kota Mojokerto Juga Terima Gaji ke-13

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 16:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencairkan gaji ke-13 bagi 3.692 pegawai dengan total anggaran Rp13,2 miliar. Menariknya, selain PNS,…

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

3 Mantan Petinggi BGN Ditangkap Kejagung, SPPG di Ponorogo Lumpuh 

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Pengusutan kasus dugaan korupsi di internal Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai memicu efek domino di…

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengurangi genangan air di kawasan perkotaan yang masih terus berlanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang…

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten…

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dikejutkan oleh suara gemuruh keras yang berlangsung terus-menerus pada…