Tranformasi Digital, Bupati Yes Minta ASN Adaptif dan Aspiratif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes) saat memberikan arahan kepada ASN. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Yes) saat memberikan arahan kepada ASN. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pandemi covid sangat mempengaruhi perubahan budaya kerja, hingga terjadi transformasi digital yang saat ini sudah menjadi kebiasaan baru di masyarakat. Karena itu, ASN maupun pemerintah dituntut untuk aspiratif dan adaptif di dalam menghadapi setiap persoalan yang terjadi sebagai akibat dari perubahan.

Hal itu disampaikan oleh bupati Lamongan, H. Yuhronur Efendi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel hari pertama masuk kerja, dan apel Korpri di halaman Kantor Pemkab setempat, pada Senin (17/5/2021).

Disebutkan olehnya, tranformasi digital ini saat ini sudah menjadi kebiasaan baru di masyarakat. Untuk itu, ASN maupun pemerintah dituntut untuk aspiratif dan adaptif di dalam menghadapi setiap persoalan yang terjadi sebagai akibat dari perubahan.

"Saya minta ASN dalam melayani masyarakat untuk adaptif dan aspiratif," pinta bupati yang biasa dipanggil pak Yes ini menegaskan. 

Dalam kesempatan itu, Yes juga mengajak ASN Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk bersama-sama membulatkan tekad menghapus stigma masyarakat terkait birokrasi pemerintah yang lamban, tidak responsif, dan tidak melayani dengan baik.

“Momentum setelah Hari Raya Idul Fitri dan apel ini kita harus terus bertekad untuk melayani dengan baik, menjadi birokrasi yang aspiratif, adaptif, dan memberikan transformasi pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. Lebih-lebih masyarakat sekarang tuntutannya makin tinggi dan tentu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya," ajaknya.

Untuk menghadapi tuntutan masyarakat itu lanjutnya, diperlukan adanya SDM yang mumpuni dan handal, serta proses yang cepat juga responsif.

"ASN Pemkab Lamongan untuk memperbaiki mekanisme respon tuntutan publik dengan berfikir kedepan (think a head), berfikir strategis, dan berfikir lintas (think a cross)," ujarnya.

Lebih jauh kata Yes, untuk mewujudkan itu, Reformasi terus akan ia lakukan untuk menjadikan ASN adaptif dengan tuntutan pelayanan publik yang ada.

"Apapun yang telah kita lakukan, yang telah kita kerjakan, ini semuanya adalah untuk membawa Pemerintah Kabupaten Lamongan menuju kejayaan," ungkapnya.

Bupati Yes juga mengucapkan terima kasih kepada segenap jajaran aparatur pemerintahan Kabupaten Lamongan karena telah melaksanakan dan mentaati peraturan, terutama terkait pelarangan mudik. Hal tersebut merupakan bentuk keteladanan bagi masyarakat untuk senantiasa taat terhadap protokol kesehatan.

"Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan, termasuk patuh terhadap larangan mudik ini dapat memberikan manfaat bagi Kabupaten Lamongan, khususnya covid di Lamongan segera menurun," tambah Yes. jir

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…