Perlunya Pemerintah untuk Bangkitkan UMKM Kampung Dolly

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hariani, pembuat orumy. SP/ Patrick Cahyo
Hariani, pembuat orumy. SP/ Patrick Cahyo

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – UMKM INOKAM (Inovasi Kampung Mandiri) milik Sarbani yang berada di wilayah Putat Jaya 3A memproduksi Orumy (minuman olahan rumput laut) mengalami penurunan saat pandemi covid-19, baik dari segi produksi maupun pemasaran. Berbeda sebelum ada wabah pandemi, selain itu terkendala oleh faktor pemasaran produk minuman.

Sarbani menjelaskan bahwa awal – awal masih ramai produksi minuman, namun saat ini sudah sangat berkurang. Dari segi pemasaran didampingi oleh mahasiswa sehingga masih bisa mengangkat hasil penjualan.

“Faktor utama dari kesulitan pemasarannya dikarenakan kesulitan pada pandemi ini, biasanya produk minuman orumy masih bisa ditopang melalui stand di Gedung Siola Tunjungan, kini dipasarkan Dolly Saiki Point dan dibantu mahasiswa lewat pemasaran online,” ucapnya, Kamis (20/5/2021).

“Produksi sebelum ada pandemi sekitar 150 – 200 botol dalam satu bulan tetapi saat ini hanya memproduksi 30 botol. Itupun kadang stok tidak habis, mengalami penurunan sangat drastis,” ungkapnya.

Ia berharap pada Pemerintah Kota Surabaya Eri Cahyadi agar perekonomian di wilayah Putat Jaya khususnya kampung dolly bisa kembali bangkit.

“Iya semoga Pemerintah (Pak Eri) lebih memperhatikan kembali UMKM agar bisa mendongkrak perekonomian diperkampungan. Selain itu, mengandalkan kunjungan supaya produk terjual,”tandasnya saat di temui di rumahnya.

Apalagi rumah – rumah yang dipilih oleh Pemkot bisa digunakan nantinya untuk pengembangan UMKM di kampung dolly dan memasarkan produk. “Perlunya bantuan pemerintah untuk membantu memasaran produk – produk UMKM,” tutupnya.

Ia mengharapkan warga Dolly dan Jarak bisa berkolaborasi untuk memajukan perekonomian terutama Karang Taruna bisa lebih aktif lagi dibidang UMKM. Pasca penutupan lokalisasi Dolly yang aktif dalam UMKM yang mengawali kampung Jarak terdapat UMKM banyak berbeda kampung Dolly sampai sekarang Barbara yang hanya memproduksi sepatu.

Seperti yang terpantau oleh Surabaya Pagi kondisi Sentra Wisata Kuliner (SWK) Dolly maupun Pasar Burung juga bisa dilihat masih belum ada daya tarik warga untuk berkunjung.  Padahal belum lama diresmikan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua RW 11 Putat Jaya, Sutoharip mengatakan bahwa dirinya mendukung penuh terhadap kemajuan perekonomian di wilayah tersebut harus diimbangi dengan modal dan pelatihan terhadap warga yang mempunyai minat dan mau bekerja di bidang usaha.

“Saat ini Putat Jaya terdapat kurang lebih 20 UMKM yang aktif seperti Rumah Batik, ada lagi Rumah Kreatif tetapi pembelinya tidak ada. Iya gitu – gitu saja, kalah sama warung – warung biasa. Selain itu, asset rumah – rumah yang dibeli oleh pemerintah kota kini belum juga digunakan. Lebih aneh lagi pengurus kampung tidak boleh mengetahui asset yang dibeli tersebut dipakai apa,”ucapnya.

Ia menambahkan mengenai UMKM memang masih belum mendapatkan sentuhan langsung dari Pemerintah Kota. “Sepertinya UMKM masih jalan sendiri - sendiri. Dari segi dana mereka menggunakan modal sendiri. Dana umkm yang dijanjikan juga belum tahu sudah cair apa belum,” jelasnya.

Ekonomi disini kalo bisa disuntik yang punya usaha – usaha biar bangkit agar perekonomian juga maju, tetapi pengurus kampung diberitahu ada pemberitahuan dengan tujuan saling menghormati. Warga juga harus dibina dan dibantu dana yang benar sehingga tepat sasaran. Jangan sampai salah sasaran pada warga yang tidak serius berusaha. Minimal ada pendataan dari pengurus kampung dan  Pemerintah melihat langsung ke lapangan,”pungkasnya. Pa

Berita Terbaru

KADIN Lamongan Resmi Dilantik, Diminta Fokus Tingkatkan SDM dengan Program Vokasi dan Kurasi

KADIN Lamongan Resmi Dilantik, Diminta Fokus Tingkatkan SDM dengan Program Vokasi dan Kurasi

Senin, 27 Jul 2026 14:27 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Kepengurusan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Lamongan resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031 di Pendopo Lokatantra …

Diduga Dipicu Cuaca Ekstrem, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Massal

Diduga Dipicu Cuaca Ekstrem, Ribuan Ikan di Ranu Klakah Lumajang Mati Massal

Senin, 27 Jul 2026 14:10 WIB

Senin, 27 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Diduga dipicu cuaca ekstrem membuat ribuan ikan ditemukan mati di Danau Ranu Klakah, Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah, Kabupaten…

Atasi Masalah Sampah, Situbondo Siapkan Pembangunan TPS Kawasan Pesisir

Atasi Masalah Sampah, Situbondo Siapkan Pembangunan TPS Kawasan Pesisir

Senin, 27 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 27 Jul 2026 13:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mengatasi sampah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, tengah mempersiapkan anggaran untuk membangun tempat…

Apresiasi Stabilitas Harga Pangan di Surabaya, DPR RI Soroti Infrastruktur Pasar

Apresiasi Stabilitas Harga Pangan di Surabaya, DPR RI Soroti Infrastruktur Pasar

Senin, 27 Jul 2026 13:33 WIB

Senin, 27 Jul 2026 13:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), melakukan peninjauan langsung ke Pasar Tambahrejo, salah satu pusat ekonomi …

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca kesulitan memenuhi kebutuhan calon peserta (peminat) didik baru untuk sistem pendidikan berasrama, Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten…