POLLING SP --

Responden Ingin Internet Murah untuk Akses Bacaan Populer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polling SP
Polling SP

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya –  Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) merupakan salah satu hari penting dalam sejarah Indonesia.  Harkitnas yang diperingati setiap tanggal 20 Mei ini menjadi pengingat akan tumbuhnya semangat bangsa Indonesia.

Pada tanggal 20 Mei tahun 1908, organisasi pemuda yang bernama Budi Oetomo lahir dan menjadi titik awal dari semakin bangkitnya rasa nasionalisme dan cinta akan Indonesia pada para pemuda Indonesia.

Menurut UNESCO, Indonesia berada di peringkat kedua dari bawah mengenai literasi dunia. Artinya minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah.

Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, minat baca warga Indonesia hanya sebesar 0,001 persen.

Artinya, dari 1.000 orang Indonesia hanya ada 1 orang yang rajin membaca.  Selain hanya membaca, pemahaman literasi Indonesia juga masih sangat rendah.  Pemahaman literasi yang dimaksud adalah memahami konteks suatu bacaan secara keseluruhan.

Menanggapi hal itu, tim Litbang Surabaya Pagi menggelar polling dan jajak pendapat kepada masyarakat dengan pertanyaan terkait cara efektif bangkitkan minat baca di masyarakat muda Indonesia atau milenial sekarang ini.

Polling dilakukan tepat pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 17.00 WIB, Kamis (20/05/2021). Dengan koresponden rentang usia 15 tahun sampai 40 tahun dengan background pelajar, mahasiswa, serta para orang tua dengan domilisi tidak hanya di Kota Surabaya tetapi juga di Sidoarjo dan Gresik.

Metode polling dilakukan menggunakan wawancara langsung menggunakan telepon dan WhatsApp. Selain media itu juga media sosial Facebook , Twitter dan Instagram. Jumlah total responden yang dihimpun sebanyak 160 responden.

Hasilnya, (lihat grafis di halaman 1),  Terlihat dari pertanyaan,  “Dengan realita ini bagaimana cara efektif membangkitkan minat baca di masyarakat muda Indonesia atau milenial sekarang ini?” . Dari pertanyaan tersebut didapat responden yang memilih jawaban A hanya sebanyak 7 persen dan yang memilih jawaban B sebanyak 93  persen.

Berikut berbagai alasan dan komentar dari masyarakat yang dihimpun oleh Tim Litbang Surabaya Pagi terkait cara efektif bangkitkan minat baca di masyarakat muda Indonesia atau milenial sekarang ini.

Salah seorang warga di Kecamatan Kenjeran, Mudiantok Setiawan menilai sebenarnya faktor rendahnya minat baca karena kurangnya kesadaran dan edukasi pentingnya membaca dari semua pihak. 

”Dan juga kurangnya keterlibatan keluarga dalam membangun budaya membaca di rumah, perlu diciptakan kondisi yang menyediakan sarana dan suasana yang mendukung anak untuk menumbuhkan minat baca.” ujarnya saat diwawancarai secara langsung oleh Tim SP, Kamis (20/5).

Sedangkan Zona Wijaya Putra mengatakan minat anak muda sekarang banyak yang membaca buku, majalah atau materi pelajaran melalu media online atau internet atau lebih ke buku digital. Dengan adanya ini pemerintah seharusnya bisa lebih tanggap dengan memberikan fasilitas WiFi gratis kepada generasi muda.

”Jadi anak muda bisa mengakses buku elektronik yang tersedia di internet dengan mudah tanpa ribet dan pastinya yang gratis. Selain itu tempat yang modern dan memadai untuk akses tersebut mungkin bisa menarik minat membaca anak2 dimasa pandemi saat ini” tuturnya saat dihubungi via WhatApps.

“Untuk meningkatkan minat baca anak milenial Indonesia. Lebih baik pemerintah menyediakan berbagai platform baca resmi yang bisa digunakan dengan mudah, murah, bahkan gratis,” tulis akun instagram dengan username@anaelf.

Jaman sekarang anak muda lebih senang membaca lewat gadget karena memang lebih mudah dan praktis.” Karena dilihat dari segi biaya pun harga buku digital biasanya memang lebih murah, dan jurnal” dari berbagai luar negeri pun jadi lebih mudah ditemukan dari pada nyari yang versi cetak. Makanya pemerintah buat platform baca resmi gitu” tulis Nandia Agna, Surabaya Selatan. ana/lit-sp/cr2/rmc

Berita Terbaru

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Dua Mobil Mewah Milik Ketua PBSI Kota Madiun  Diboyong KPK ke Jakarta

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 16:10 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Dua unit mobil mewah milik Ketua PBSI Kota Madiun, Rahma Noviarini,diboyong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta. Mitsubishi P…

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

SatLantas Polres Blitar Kota, Gelar Ramp Check di Terminal Patria dan PIPP

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Demi keselamatan perjalanan angkutan umum, kususnya Bus dalam rangka jelang liburan Puasa dan Lebaran, bertepatan dengan pelaksanaan…

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo -  Pemerintah Desa (Pemdes) Klurak Kecamatan Candi menggelar pelantikan perangkat desa baru, Rabu ( 4 Februari 2026 ) di Pendopo …

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Trotoar RSUD Caruban Semrawut, Akses Pejalan Kaki dan Pasien Terganggu

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Ruang publik di sekitar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun, berubah semrawut. Trotoar yang semestinya menjadi h…

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, dan Pertambangan SPSI (FSP KEP SPSI) Jawa Timur menekankan pentingnya hubungan industrial yang …

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Kota Mojokerto Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 14:43 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kota Mojokerto terpilih sebagai salah satu daerah pilot project Digitalisasi Bantuan Sosial. Secara nasional, terdapat 41 daerah…