Gerebek 2 Kampung Mercon, Ratusan Petasan Disita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan petasan berbagai jenis dan 7 warga yang diamankan polisi.
Ratusan petasan berbagai jenis dan 7 warga yang diamankan polisi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Dalam tradisi setiap sepekan pasca lebaran Idul Fitri atau lebaran ketupat masyarakat umunya memainkan petasan. Mengantisipasi hal yang tak diinginkan, Satreskrim Polres Bangkalan menggerebek dua kampung mercon.

Dari penggerebekan tersebut, 7 pemuda Bangkalan, diamankan polisi. Tak hanya itu, 142 petasan berbagai jenis juga ikut disita. Satu dari petasan itu sebesar bayi dan memiliki daya ledak hingga 1 kilometer.

Dua kampung penghasil mercon yang digerebek yakni Kampung Penyageran dan Pancian, Kelurahan Bancaran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.

Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto menyebutkan, 142 petasan itu terbagi atas tiga jenis yakni 51 buah berjenis segitiga, 59 berjenis tabung dan sisanya merupakan petasan slengdor. “Ratusan petasan kami amankan dari dua kampung di Kelurahan Bancaran, yakni di Pancian dan Penyageran,” ujarnya, Jumat (21/5/2021).

Didik mengatakan, penggerebekan dilakukan karena masyarakat merasa resah dengan adanya suara petasan itu. Sehingga, petugas menyisir lokasi sejak pukul 16.00 WIB hingga magrib. “Selain petasan, sebanyak 7 pemuda berhasil kami amankan dan saat ini masih proses penyidikan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Adapun 7 pemuda tersebut yakni SM (42), MS (52), SR (31), ES (19), TH (20), RK (20) serta DS (23) merupakan warga setempat. Ia juga menyebut, dari ratusan petasan itu juga terdapat petasan seukuran bayi yang memiliki daya ledak hingga 1 kilometer. “Untuk ratusan petasan kami musnahkan dengan meredam kedalam air agar tak membahayakan,” tandasnya.

 

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…