Positif Covid-19, Pria India Isolasi Mandiri di Atas Pohon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shiva yang membuat ruang isolasi di atas pohon dengan menggunakan bamboo. SP/ IND
Shiva yang membuat ruang isolasi di atas pohon dengan menggunakan bamboo. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Negara India memang sedang dilanda badai Covid-19 yang kini tak kunjung mereda, bahkan India kembali diserang penyakit jamur hitam yang mematikan dan langka. Hal itu membuat India mengalami krisis layanan kesehatan.

Selain itu, kurangnya ruang untuk melakukan isolasi di rumah juga membuat salah satu pasien Covid-19 terpaksa harus menetap di atas pohon. Seorang pria asal Telangana, India yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona pada 4 Mei memilih untuk mengisolasikan dirinya di atas pohon karena keterbatasan ruang di rumahnya, Minggu (23/5/2021).

Pria yang bernama Shiva itu membuat ruang isolasi di atas pohon dengan menggunakan bambu dan selimut untuknya tidur. Dia lalu menghabiskan waktu 11 hari untuk mengisolasikan dirinya di atas pohon.

Pria yang merupakan seorang penduduk Kothanandikonda, sebuah desa di pedalaman Nalagonda itu sebelumnya sedang menempuh pendidikan S2 di Hyderabad. Shiva kemudian kembali ke kampung halamannya saat kasus positif Corona sedang meningkat di India.

Namun karena rumah keluarganya itu tidak besar, maka tidak ada tempat bagi Shiva untuk mengisolasi dirinya sendiri di dalam rumah. Oleh karena itu dirinya berusaha mencari cara dan menemukan ide untuk mengisolasi diri di atas pohon sendirian.

Untuk makanan dan kebutuhan penting lainnya, keluarga Shiva mengirimkannya dengan menggunakan sistem katrol dengan tali dan ember. Puskesmas terdekat di daerah Shiva sendiri berjarak sekitar 5 km, sedangkan rumah sakit sekitar 30 km.

Munculnya varian baru virus corona di India, serta varian mutasi ganda, dianggap menjadi penyebab melonjaknya gelombang Covid-19 kedua di negara berpenduduk 1,4 miliar jiwa tersebut. Pada 24 Maret, Kementerian Kesehatan India, mengatakan dalam rilis berita bahwa VOC (variants of concern), dan varian mutasi ganda ditemukan di India. 

Ketakutan akan varian baru yang kemudian dilabeli sebagai varian B.1.617 itu terus berkembang di tengah masyarakat. Bahkan, varian tersebut juga disebut sebagai penyebab gelombang kedua yang menyebabkan tsunami Covid-19 di India.

Sejauh ini, lebih dari 2 persen dari 1,3 miliar penduduk India telah diimunisasi lengkap dengan salah satu dari dua vaksin. Ini jauh lebih rendah dari Amerika Serikat, di mana 30 persen populasinya telah diimunisasi lengkap. Dsy2

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…