Tersangka Arisan Fiktif Lebaran Tertangkap di Sragen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi tangkap pelaku pembuat arisan lebaran fiktif yang bawa kabur uang 1 M Di Mojokerto. SP/Dwy AS
Polisi tangkap pelaku pembuat arisan lebaran fiktif yang bawa kabur uang 1 M Di Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tim gabungan Reserse Satreskrim Polres Mojokerto akhirnya meringkus pelaku arisan lebaran fiktif yang merugikan korbannya hingga 1 M. 

Pelaku diamankan usai dua mobil yang diduga hasil cicilan arisan Fiktif terdeteksi petugas di wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. 

Penangkapan terhadap pelaku Tarmiati alias Mia (42) warga Kembangsari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto dilakukan setelah adanya aduan ratusan emak-emak tertipu arisan lebaran yang digawangi oleh pelaku sejak 2014 silam. 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, pelaku diamankan usai buron kurang lebih selama satu bulan. 

"Pelaku melarikan diri bersama suami dan dua anaknya ke sana (Sragen,Red) usai merasa tak bisa mengembalikan uang peserta arisan, " ungkapnya. 

Kata dia, saat diamankan pelaku tengah bersama keluarga, selama melarikan diri diketahui pelaku bersama keluarganya sempat terlantung-lantung dan berpindah tempat. Mulai bermalam di tempat ibadah masjid juga mushola. 

"Soalnya di sana dia (pelaku, red) gak punya keluarga, jadi sampai-sampai bermalam di tempat ibadah bersama keluarganya hingga akhirnya mengontrak rumah," paparnya. 

Menurut dia, dalam proses penangkapan terhadap pelaku petugas Satreskrim Polres Mojokerto persamaan Polsek Ngoro membagi dua tim dan meminta bantuan dari anggota Polres Sragen. Usai bermalam tiga hati tiga malam petugas akhirnya mulai mendeteksi keberadaan pelaku yang sengaja kabur. 

"Pelaku kita tangkap setelah petugas berhasil mendeteksi dua mobil yang dibawa oleh pelaku dan keluarganya," jelasnya. 

Meski demikian, kata Andaru dalam penangkapan terhadap pelaku, petugas hanya mengamankan Tarmiati alias Mia (42) yang menjadi bandar praktik investasi bodong atau fiktif. 

“Tidak terlibat (suami pelaku), kemungkinan suaminya tidak tahu jika istrinya berbuat seperti itu. Bisa jadi tahunya baru-baru ini,” terang Andaru.

Sebelumnya ratusan emak-emak diduga menjadi korban penipuan investasi bodong dengan berkedok arisan jajan lebaran. 

Pelaku memulai arisan lebaran sejak 2014 silam. Namun saat memasuki tahun ketujuh, arisan mulai bermasalah. Pasalnya, pelaku diduga kabur bersama uang tabungan ratusan peserta lima pekan sebelum lebaran bersama keluarganya ke wilayah Jawa Tengah. 

Dalam praktiknya para peserta arisan ini membayar arisan setiap pekan sampai 46 kali dalam setahun dengan paket yang sudah dipilih oleh para peserta. Dan hasilnya dibagikan paling lambat 1 minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

Akibatnya, ratusan emak-emak yang ikut dalam arisan lebaran ini merugi hingga 1 M. Saat ini guna mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku tengah diamankan petugas bersama barang bukti. 

"Barang bukti yang kita amankan diantaranya ada dua mobil yang diduga hasil dari yang arisan korbannya," tandasnya. Dwy

Berita Terbaru

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI. COM, Lumajang- Kualitas Makanan Jadi Prioritas Pemkab Lumajang Perketat Pengawasan Program MBG, Kualitas Makanan Jadi Prioritas Bupati Lumajang, …

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Cegah Pencurian Sapi dan Motor, Polsek Rowokangkung Sisir Permukiman Warga pada Malam Hari

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Ancaman pencurian ternak sapi dan sepeda motor menjadi perhatian Polsek Rowokangkung.  Untuk mencegah tindak kriminalitas tersebut, …

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Luruskan Polemik di Medsos: PCM Tulangan Pastikan KBM MBS SMPM 5 Tidak Ada Ustadzah yang Dikeluarkan

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Isu yang sempat viral di media sosial serta dibumbui narasi sepihak mengenai adanya dugaan tekanan struktural maupun arogansi o…

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …