Sempat Diduga Santet, Kematian Hewan di Tulungagung Karena Pencernaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ditemukan berbagai benda di dalam perut hewan yang mati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung
Ditemukan berbagai benda di dalam perut hewan yang mati di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung

i

SURABAYAPAGI, Tulungagung -  Kematian tak wajar sejumlah ternak sapi dan kambing, membuat warga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung sebelumnya yakin adanya santet karena ditemukan berbagai benda di dalam perut hewan yang mati. Namun Dinas Peternakan Kabupaten Tulungagung, memastikan kematian ternak sapi dan kambing tersebut disebabkan gangguan pencernaan.

Hal ini diketaui setelah Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak dan Keswan) Kabupaten menurunkan tiga dokter hewan ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo untuk menginvestigasi kematian beruntun 8 sapi dan satu kambing.

"Ada beberapa kasus (sakit). Namun yang paling dominan karena masalah pencernaan," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Tulungagung, Titus Sumaryani di Tulungagung, kemarin.

Ditambahkan, selain masalah pencernaan ada sebagian ternak yang mati akibat placenta tidak bisa keluar saat melahirkan. Akibatnya, sapi mengalami infeksi yang berujung kematian. Kematian ternak di wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo sempat membuat peternak setempat gempar.

Beredar rumor ternak-ternak mati karena diguna-guna oleh pihak lain atau santet. Pasalnya, saat dilakukan pembedahan pada ternak yang mati, ditemukan sejumlah benda aneh seperti pecahan beling, tali, plastik hingga logam.

Teori bahwa ternak menjadi sasaran santet pun berkembang. Namun tim dokter hewan yang diterjunkan pihak Disnak Tulungagung tidak mengonfirmasi hal tersebut.

Kendati ditemukan ada benda aneh dalam perut kambing yang mati mendadak, dugaan masuknya benda yang bukan pakan alami ternak itu terjadi karena pola pakan yang serampangan. Awalnya warga menduga matinya sapi itu akibat virus atau wabah seperti tahun 2017, hingga menyebabkan ratusan sapi mati. lp/na

Berita Terbaru

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Program BSPS Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 20:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, meninjau langsung rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan S…

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Hujan Warnai Duel Grass 2000 vs Taman Veteran, Laga Silaturahmi Berakhir Imbang 1-1

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 18:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Hujan tak menyurutkan tensi pertandingan persahabatan antara Grass 2000 melawan Taman Veteran di Lapangan Ciliwung, Kota Madiun, Min…

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Perdana, KAI Daop Surabaya Uji Coba Gunakan Biodiesel B50 pada Lokomotif

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 16:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai wujud kerja sama antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), KAI Daop…

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Hore! Tiket Wisata di Surabaya Cuma Rp733, Jadi Kado Spesial HJKS ke-733

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bagi para wisatawan, kabar ini menjadi angin segar untuk sekedar berlibur dengan tarif yang sangat murah. Pasalnya, menjelang…

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Aktivitas Warga Surabaya Berubah Pasca Serangan Fenomena Panas Ekstrem 'El Nino Godzilla'

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, warga Kota Surabaya, Jawa Timur harus menyesuaikan (merubah) kebiasaan dalam menjalankan aktivitas di tengah musim…

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Pro Kontra Pembangunan Gedung PT Wulandaya, Kecamatan Akan Gelar Mediasi dengan Warga

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

Minggu, 03 Mei 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari yang ada di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Genteng, Kota Surabaya menuai pro…