Pandemi, Bupati Yes Sebut Kontraksi Minus 6,8 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Yes saat menyerahkan Raperda LPJ kepada ketua DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Yes saat menyerahkan Raperda LPJ kepada ketua DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bupati Lamongan H. Yuhronur Efendi dalam penyampaian laporan pelaksanaan APBD 2020 menyampaikan akibat pandemi covid-19, terjadi kontraksi minus 6,8 persen akibat kebijakan refocusing. Meski demikian kinerja Pemkab Lamongan dalam keuangan dinilai cukup baik, bahkan keberhasilan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut adalah sebagai buktinya.

Kontraksi minus 6,8 persen itu disampaikan oleh bupati yang biasa dipanggil pak Yes tersebut, di hadapan anggota DPRD Lamongan, hari pertama dalam rangka Pengantar Nota Keuangan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Senin (24/5/2021).

Disampaikan Yes, covid-19 di tahun 2020 telah melumpuhkan berbagai sektor, baik dalam kehidupan masyarakat maupun pemerintahan. Untuk menanggulangi hal tersebut Pemkab Lamongan melakukan refocusing APBD sehingga kapasitasnya mengalami kontraksi sebesar minus 6,8 persen.

Lebih lanjut Yes menjelaskan, postur APBD Kabupaten Lamongan setelah dilakukan perubahan, Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar 2,98 triliun serta Belanja Daerah dan Transfer dialokasikan sebesar 3,01 triliun. Dengan demikian mengakibatkan defisit sebesar 36,57 miliar, sehingga diseimbangkan melalui kebijakan pembiayaan yang ditargetkan sebesar 43,52 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar 6,95 miliar.

“Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2020 terealisasi 95,41 persen, Belanja Daerah terealisasi sebesar 93,75 persen. Untuk surplus, dari target surplus yang ditetapkan diperoleh realisasi surplus sebesar 15,13 miliar. Sedangkan untuk kinerja pembiayaan, dari sisi penerimaan tercapai realisasi sebesar 99,18 persen yang berasal dari penggunaan SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) dan penerimaan piutang Daerah,” terang Yes.

Yes juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras, kerjasama dan sinergi semua pihak termasuk ASN, perangkat daerah dan mitra kerja pembangunan DPRD atas keberhasilan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut dan upaya yang telah dilaksanakan bersama dalam menghadapi pandemi covid-19.

“Saya berharap, dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 ini dapat memberikan gambaran dan informasi yang jelas kepada semua pihak atas kinerja keuangan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan,” pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Usai Kalah Praperadilan, Eks Menag Yaqut Langsung Ditahan KPK

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Staquf, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka terkait kasus…

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

3 Perusahaan Emas di Sidoarjo dan Surabaya, Digeledah Bareskrim

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tiga perusahaan emas di Surabaya dan Sidoarjo digeledah Bareskrim Polri. Ketiga perusahaan meliputi PT SJU, PT IGS dan PT…