Komisi E Cek Kesiapan Sekolah Tatap Muka di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran Komisi E DPRD Jatim saat melakukan pengkajian persiapan sekolah tatap muka bersama sejumlah kepala sekolah di SMK Negeri Singosari, Malang, Selasa (25/5/2021). SP/Riko Abdiono
Jajaran Komisi E DPRD Jatim saat melakukan pengkajian persiapan sekolah tatap muka bersama sejumlah kepala sekolah di SMK Negeri Singosari, Malang, Selasa (25/5/2021). SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Sekolah tatap muka secara terbatas bakal segera dimulai di Jawa Timur. Rencananya pada bulan Juli 2021 mendatang, kegiatan belajar mengajar (KBM) untuk tingkatan SMA/SMK sudah mulai berlangsung dengan persiapan yang matang dan penuh kesiapsiagaan ekstra.

Apalagi, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) nasional yang di refocusing sebagian digunakan untuk persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Baik penyediaan kran air untuk cuci tangan hingga alat pengukur suhu tubuh.

Demi keberlangsungan PTM tersebut, Komisi E DPRD Jatim melakukan kunjungan kerja di SMKN 1 Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (25/5/2021). Dihadiri oleh seluruh kepala Sekolah SMA/SMK Negeri maupun swasta, Kacabdin Kabupaten Malang, tenaga pendidik hingga tenaga kerja luar keluarga (TKLK), mereka mengaku siap diberlakukannya PTM pada Juli 2021 mendatang.

“Pembelajaran tatap muka secara terbatas, kami yakin persiapan sekolah sudah sangat bagus. Karena kemarin BOS yang di refocusing itu sebagiannya digunakan untuk mempersiapkan proses ini (PTM, red). Baik penyediaan wastafel dan sebagainya,” kata Hikmah Bafaqih, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim usai berdialog dengan Kepala Sekolah SMA/SMK se-Kabupaten Malang.

Meski demikian, Hikmah menyebut masih adanya problem yang perlu menjadi perhatian bersama. Seperti perjalanan siswa-siswi menuju sekolah hingga pulang. Hal itu menjadi tanggung jawab orang tua untuk tidak dilepas begitu saja.

“Jangan dianggap ini masa berakhirnya pandemi. Kami khawatir para ortu beranggapan pandemi sudah berakhir dan mengabaikan anak-anak berangkat dan pulang ke sekolah. Takutnya kalau setelah sekolah masih keluyuran, ini tambah ruwet,” terang Politisi PKB ini.

Diluar soal prokes, kata dia, agar sekolah memperhatikan perubahan perilaku yang terjadi pada anak-anak. Satu tahun lewat tidak sekolah dan belajar daring dengan tinggal dirumah yang penuh gesekan. “Itu pasti muncul perubahan perilaku. Nah, ini juga harus direspon,” imbuhnya.

Menurut Hikmah, pembelajaran yang ideal itu menjadikan situasi riil anak-anak sebagai sumber belajar. Artinya, situasi terkini anak-anak dengan perubahan perilaku yang mereka alami harus direspon.

Oleh sebab itu, saran Komisi yang membidangi Kesra ini pihak sekolah melakukan assessment secara gradual. Para guru yang memiliki peminatan khusus terhadap konseling bisa diminta oleh sekolah melakukannya. “Assessment perubahan perilaku itu ada portofolionya yang bisa diunduh di internet,” ujar dia. rko

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…