Awal Tahun 2022, Vaksin Merah Putih Siap Digunakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua tim peneliti Vaksin Merah Putih Unair Prof Dr Fedik Abdul Rantam drh. SP/Universitas Airlangga Surabaya
Ketua tim peneliti Vaksin Merah Putih Unair Prof Dr Fedik Abdul Rantam drh. SP/Universitas Airlangga Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Perkembangan uji praklinik vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menunjukkan hasil yang bagus. Diperkirakan vaksin ini bakal bisa digunakan awal tahun 2022 mendatang. Kabar baik ini di sampaikan langsung oleh Ketua tim peneliti Vaksin Merah Putih Unair Prof Dr Fedik Abdul Rantam drh.

"Terkait dengan (tes) titer antibodi trennya baik sekali, PA juga baik, dan saat ini pemeriksaan masih berlangsung. Di antaranya pemeriksaan immunotyping, ginjal, hematologi, toksisiti, dan pemeriksaan darah total. Hasil pemeriksaan itulah yang akan dijadikan dasar untuk melakukan uji praklinik fase 2," ungkap Prof Dr Fedik Abdul Rantam drh di Surabaya, Minggu (30/5/2021).

Selanjutnya,  pihaknya bersama tim tengah menyiapkan uji praklinik fase 2. Salah satu yang dipersiapkan yakni hewan uji coba yang menggunakan hewan makaka. "Dari situ kita bisa menentukan berapa efikasi, dosis, dan lain-lain untuk persiapan uji klinik fase 1 pada manusia," tambah Prof Fedik.

Di kesempatan yang sama, Prof Fedik memaparkan sesuai rancangan yang sudah berjalan, pada Agustus mendatang akan dimulai uji klinik fase 1 pada manusia. Sebelumnya, Unair telah melaksanakan riset vaksin dengan beberapa platform. Antara lain platform inactivated virus, platform viral vector dengan adenovirus, dan platform peptide.

Ketiga platform tersebut masih berlanjut. Sedangkan konstruksi platform inactivated virus telah selesai lebih awal untuk lanjut ke uji preklinis dan uji klinis.

Tak hanya itu, dengan adanya temuan baru mutasi virus Corona, Prof Fedik mengatakan pihaknya juga menyiapkan sejumlah hal. "Plan lain kita siapkan varian virus lain. Ini adalah menjaga kalau ini fail maka ada subtitusi, tidak perlu menunggu 10 bulan sampai menjadi seed vaccine," ungkapnya.

Prof Fedik mengaku optimis vaksin ini akan rampung dan bisa digunakan tahun depan. "Pasti jadi (vaksin Merah Putih). Harapan kami Desember sudah bisa, paling lama Februari atau Maret sudah masuk skema industri," terangnya.

Tak hanya itu, Prof Fedik berharap penelitian ini bisa sesuai harapan pemerintah dan juga masyarakat Indonesia. Yakni, pengembangan vaksin mandiri agar pemerintah dapat mengatasi virus Corona secara mandiri pula. "Bagi akademisi, kita optimis bisa mengembangkan teknologi membuat vaksin sendiri. Tentu ini sebagai awal," harapnya.dk/na

Berita Terbaru

Anggaran BBM Terbatas, Pengiriman Air ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Ikut Terkendala

Anggaran BBM Terbatas, Pengiriman Air ke Daerah Kekeringan di Bondowoso Ikut Terkendala

Rabu, 10 Jun 2026 13:52 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Menindaklanjuti anggaran bahan bakar minyak (BBM) armada truk tangki untuk pengiriman air bersih ke wilayah terdampak terbatas…

Peternakan di Kota Batu Ketar-ketir Dihantui Fenomena Suhu Ekstrem ‘Bediding’

Peternakan di Kota Batu Ketar-ketir Dihantui Fenomena Suhu Ekstrem ‘Bediding’

Rabu, 10 Jun 2026 13:08 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melihat cuaca ekstrem akhir-akhir ini, salah satunya cuaca dingin ternyata juga menjadi ancaman pada sektor peternakan. Pasalnya,…

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

BI Naikkan Bunga Acuan Jadi di 5,5%

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank Indonesia (BI) mulai menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,5%. Dalam keterangan resmi BI disebutkan, bank…

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Gegara Monopoli Pasokan Bahan Pangan, 18 SPPG Tulungagung Ditutup Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat berbagai persoalan, salah satunya terkait monopoli pasokan bahan pangan mengakibatkan sebanyak belasan Satuan Pelayanan…

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama 2 bulan terakhir, peternak ayam petelur di Kabupaten Probolinggo mengaku resah akibat anjloknya harga telur ayam hingga…

Rasio Penjualan Produk Manufaktur Dinaikan

Rasio Penjualan Produk Manufaktur Dinaikan

Rabu, 10 Jun 2026 12:06 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAG.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan peningkatan rasio penjualan produk manufaktur dari komposisi.…