Pantang Mundur Lestarikan Mata Air Hingga Jadi Lokasi Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M. Zainal Arifin mencuci muka di sumber air yang ada di Desa Canggu, Kediri. SP/ KDR
M. Zainal Arifin mencuci muka di sumber air yang ada di Desa Canggu, Kediri. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - M. Zainal Arifin kerap mendapatkan cibiran karena aktivitasnya yang selalu menjaga mata air terbengkalai yang ada di Desa Canggu, Kabupaten Kediri.  Kini berkat bekerja kerasnya, sumber air terbengkalai pun jadi lokasi wisata.

Kegiatannya membersihkan sampah di sungai itu justru dianggap sebagai aktivitas yang aneh. Warga mencibirnya dengan sebutan ‘wong nganggur’ alias orang yang tidak punya pekerjaan.

Aktivitasnya menjaga kelestarian mata air dan akrab dengan nuansa alam liar berawal dari hewan berang-berang atau otter miliknya yang menuntunnya ke sumber mata air. Dia lantas membawa otter kesayangannya ke tempat yang banyak airnya.

Dari sana, Zainal lantas masuk ke hutan untuk mencari sumber mata air yang jernih. Merasa jarak sumber mata air terlalu jauh dengan rumahnya, ia berinisiatif mencari tempat bermain berang-berang di sekitar rumahnya.

Dia pun mendatangi sungai terdekat. Rupanya, sungai tersebut dipenuhi dengan sampah. “Sampah yang ada di sungai ini membuat makhluk hidup lainnya terganggu, bahkan berang-berang pun enggan di sungai yang airnya kotor,” lanjut, Selasa (1/6/2021).

Sampah yang ada di sungai diambil dan dipilah. Sampah yang tidak lagi bisa dimanfaatkan langsung dibuang ke tempat penampungan sampah (TPS).

Butuh pendekatan agak lama untuk memberi pemahaman bahwa sumber mata air harus benar-benar dijaga untuk keseimbangan alam. Beberapa anak muda lantas bersedia ikut membersihkan aliran sungai.

Tak sekadar berang-berang yang nyaman di sana. Tetapi, sungai itu juga jadi tempat bermain anak-anak. Kondisi itu sekaligus menjawab anggapan miring mayoritas orang tentang aktivitasnya itu.

Sukses mendorong anak-anak muda untuk membersihkan sungai, kecintaan Zainal kepada alam terus tumbuh. Dia pun lantas berkelana untuk merawat sumber mata air di Kabupaten Kediri. Di Desa Canggu, Zainal bersama warga desa merawat sumber mata air yang kini diberi nama Sendang Kahuripan.

Sumber di Desa Krenceng, Kepung itu kini juga menjelma menjadi wisata desa yang murah. Tempat yang sejuk dan jadi idaman banyak orang. Wisata desa di sana juga bisa menghidupkan ekonomi warga. Sebab, di sekitarnya menjadi tempat berjualan makanan ringan.

Kini, Zainal tidak hanya menjadi penjaga sumber di desanya. Sumber di tempat lain juga sudah dikelola dan kebanyakan menjadi tempat wisata desa. Selain di Desa Canggu, Badas dan Desa Krenceng, Kepung juga ada di Grogol  dan Sendang Sari Desa Kencong, Kepung. Dsy9

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…