Keterbatasan Pendengaran, Tetap Lakoni Produksi Seni Barongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yayang Novrianto, pekerja seni barongan. SP/ TRG
Yayang Novrianto, pekerja seni barongan. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sejak ada pandemi Covid-19, kesabaran para pekerja seni memang kerap diuji dan membuat tingkat konsumen barongan lesu Salah satu pekerja seni tersebut adalah Yayang Novrianto tetap setia memproduksi barongan. Di Tengah keterbatasan pendengaran, Yayang tetap gigih menekuni kerajinan barongan. Tak terasa, profesi itu sudah berjalan selama 8 tahun.

Memiliki darah seorang seniman jaranan menginspirasi Gumbreg untuk memproduksi barongan. "Kalau dari keturunan sudah ada darah seniman. Juga tertanam nilai hobi. Di situlah saya beranikan diri untuk membuat kerajinan barongan untuk dijual," terangnya, Kamis (3/6/2021).

Sewaktu kecil Yayang pernah jatuh dan membuat indera pendengarannya tidak berfungsi dengan baik. Berbagai pengobatan telah ditempuh bersama keluarganya, tapi kesembuhan belum ditemukan pria yang memiliki julukan Gumbreg ini,

"Saya agak tidak kedengaran Mas, karena saat masih kecil pernah jatuh. Dan efeknya 5 tahun ini terasa sekali, rasanya berdengung. Saya pun harus menggunakan alat bantu pendengaran," kata Gumbreg.

Sebelum pandemi Covid-19, barongan karya Gumbreg  sering dikirim ke Sumatera dan Kalimantan. Dalam sebulan, permintaan barongan bisa mencapai 10 pesanan. Tiap barongan memiliki harga yang berbeda, tergantung ukuran dan jenisnya. Namun, estimasi harga sekitar Rp 900 ribu hingga Rp 1,5 juta.

Sedangkan bahan baku utama dari kayu waru yang dibeli dari perusahaan Somel (tempat penampungan kayu, Red) yang ada di seputaran Gandusari. Karakteristik kerajinan barongan Yayang adalah dari cat dan ukirannya yang lebih mengedepankan kerapian.

"Bahannya dari kayu waru. Kalau kuncinya dalam dunia seni ya harus tulus hatinya," jelas mantan pemain jaranan Kridho Budoyo ini.

Uniknya yang pembeda barongan dalam seni jaranan dengan yang lain yaitu dari bentuknya dan asal daerah. Untuk daerah Kabupaten Trenggalek identik dengan barongan biasa, tidak begitu rumit. Untuk pembuatan barongan, yang paling lama proses pengukiran "jamang".

Nilai-nilai mistis yang ada di dalam barongan bisa dilihat dari letak ukirannya dan jamangnya. Barongan ternyata juga bisa membuat manusia dirasuki setan ketika ada pementasan. "Barongan itu sebenarnya ada nilai-nilai mistisnya. Itu jika barongan tersebut dimasuki dengan pulung. Bahasa mudahnya, setan," tandasnya. Dsy9

Berita Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

BPJS Ketenagakerjaan Malang Perluas Perlindungan bagi Pengurus Masjid

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 19:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Malang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja sektor keagamaan dan …

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren Sumbang Pembangunan Masjid Gus Dur PCNU Lamongan

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh …

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Dishub Lamongan Teken Kerjasama  Pembayaran  Retribusi Parkir Pakai Qris dengan Bank Jatim

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 18:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank…

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Belum Disalurkan, Pikap KDKMP Tabrakan Beruntun di Ponorogo Saat Konvoi

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit mobil pikap KDKMP dan sebuah bus pariwisata terjadi di simpang lampu merah Gandukepuh,…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pemuda 26 th Ketahuan Mencuri

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota bekuk pemuda 26 th ketahuan mencuri, Setelah menerima laporan dari Dma 26 warga Desa Selodung Kec. S…

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …