Bejat !! Seorang Ayah di Sidoarjo Perkosa Anaknya Sendiri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
FD saat diringkus polisi di dekat kontrakannya Sidoarjo.
FD saat diringkus polisi di dekat kontrakannya Sidoarjo.

i

 SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Seorang ayah tinggal di kontrakan daerah Kecamatan Waru, Sidoarjo dengan tega mencabuli Melati (bukan nama asli) yang tak lain adalah anak perempuannya sendiri. Pelaku aksi bejat ini adalah FD usia 41.

Kejadian bejat itu bermula sejak Melati berusia 13 tahun pada 2017 lalu, karena korban sering tidur bersama kedua orang tuanya.

 Awalnya dalam suatu malam, FD yang tidur di posisi samping sang istri, tiba-tiba pindah ke sebelah Melati. Saat itu, korban hanya sekedar di raba-raba saja tubuh mungilnya.

 Melati yang belum sepenuhnya terpejam merasakan hal itu. Namun kejadian ini hanya sebentar karena sang istri sempat bergerak memutar posisi badan.

 "Saya tidur pasti sama ayah dan ibu. Saat itu, saya tidur di samping tembok. Samping saya ada ibu dan di ujung barulah ayah. Saya waktu dielus itu kebangun. Ayah langsung suruh saya diam," terangnya saat melapor di Mapolda Jatim, Rabu (2/6/).

 Dalam rentang satu bulan kemudian, kejadian itu terulang kembali, bahkan jauh lebih parah. Suatu malam Melati bukan hanya di raba tetapi di tiduri oleh ayahnya sendiri. 

 Bahkan setelah itu dilakukan adegan tersebut terjadi hampir setiap hari. Sebab FD seorang pengangguran, sedangkan sang ibu bekerja sejak pukul 06.00 WIB dan baru pulang sore, terkadang malam.

 Melati juga pernah menolak jadi bahan nafsu buta sang bapak. Namun, FD kerap mengancam akan membunuh Melati seluruh keluarganya apabila dia tidak mau melayani FD.

 Korban bahkan sempat dipukuli oleh pelaku. Melati sempat terlintas mengadu kepada sang ibu, namun hal itu diurungkan karena takut ancaman yang dilontarkan itu dilakukan oleh pelaku.

 "Saya sebenarnya mau melapor. Tapi, saya masih jaga perasaan ibu saya. Saya tahu, bagaimana perasaan istri ke suaminya. Karena, ibu saya sangat mencintai ayah. Jadi saya gak mau buat ibu kecewa. masalah ini saya simpan sendiri. Saya juga masih takut karena ancaman ayah," paparnya.

 Selang beberapa waktu, Desember 2020 korban telah bekerja dan menceritakan kejadian yang dialami kepada salah seorang rekan kerjanya.

 Dari situ, rekan korban mengenalkan kepada salah satu pengacara di Surabaya untuk mengawal kasus tersebut. Kemudian, pada 4 Mei 2021, korban didampingi pengacaranya melaporkan FD ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Jatim.

 Laporan tersebut tersebut tertuang dalam LP bernomor TBL-B/277/V/RES.1.24/2021/UM/SPKT Polda Jatim. Informasi yang dihimpun semenjak pelaporan hampir satu bulan tak ada progres.

 Kemudian penasihat hukum korban, Febri Kurniawan Pikulun dan May Cendy Aninditya, mendesak kepolisian untuk melakukan penangkapan kepada FD. Bahkan, pihaknya turut serta membantu kepolisian melakukan pelacakan lokasi FD yang sempat dikabarkan berada di Mojokerto, dan diduga tengah sembunyi.

 Febri menambahkan, pencarian tersebut terus dilakukan, hingga akhirnya Rabu (2/6/) pelaku diketahui berada di kontrakannya, kemudian dia langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menangkap pelaku.

 "Kami pergi berdasarkan informasi yang kami dapat. Baru saja sampai di Mojokerto, kami dapat informasi lagi kalau pelaku sudah berada di Surabaya. Di sekitar kontrakan mereka. Kami langsung berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk langsung menuju kontrakan terdakwa," terangnya. 

Cendy menuturkan, Melati yang secara psikologis mengalami guncangan, telah mendapat psikoterapi dari pihak kepolisian untuk pendampingan mental.

 "Nanti ada tim dari Polda Jatim yang memberikan terapi kepada Melati. Tadi, kami sudah koordinasi dengan tim tersebut," ujarnya.

 Dikonfirmasi terpisah perihal kasus tersebut, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko akan melakukan kroscek. "Saya crosscek dulu ya," singkatnya, Kamis (3/6/). 

Sedangkan Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Ali Machfud saat dikonfirmasi, dirinya tak menyangkal, namun enggan berkomentar lebih jauh.

 "Mohon maaf mas kasus anak, tidak boleh dipublikasi. Mohon maaf karena memang aturan bicara demikian," pungkasnya.

Berita Terbaru

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Apresiasi Laporan Komisi E DPRD Jatim, BPBD Sebut Anggaran Pos Mie Instan di RAPBD 2027 Masih Input Awal

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SIDOARJO- Laporan Komisi E DPRD Jawa Timur terhadap usulan anggaran BPBD Jawa Timur pada Rancangan APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD…

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Fraksi PDI-P Kritisi Anggaran Bencana, Bunda Renny : Libatkan UMKM dan Petani Terdekat

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

Senin, 02 Nov 2026 09:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Belanja logistik untuk penanganan korban bencana di Jawa Timur mendapat atensi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari…

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…