Terdesak Kebutuhan Keluarga, terpaksa Jadi Maling

Dua Warga Bulak Rukem Ditangkap, Satu Orang Didor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua Tersangka saat dirilis ke publik oleh Polsek Gubeng.
Kedua Tersangka saat dirilis ke publik oleh Polsek Gubeng.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya- Aksi Curanmor kembali terjadi. Kali ini terjadi di salah satu minimarket di Jl. Dharmawangsa Surabaya pada Rabu (3/6). Kedua pelaku adalah Khoirul Anam (20) dan Dirman (29) yang sehari-hari tinggal di kawasan Bulak Rukem Surabaya.

Khoirul dan Dirman diamankan Anggota Unit Reskrim Polsek Gubeng setelah terpergok mencuri sebuah sepeda motor milik pembeli salah satu minimarket di Dharmawangsa.

Khoirul diamankan korban dengan dibantu warga dan petugas saat hendak membawa kabur motor. Sedangkan Dirman yang siap untuk kabur di atas motor memilih kabur saat rekannya ketahuan oleh korban dan diamankan warga.

Naas, aksi nekatnya tersebut dihadiahi timah panas oleh petugas karena sangat membahayakan orang lain.

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas, terukur dan keras terhadap tersangka DR (Dirman). Selain melarikan diri, tindakan yang dilakukan tersangka membahayakan orang lain," kata Kapolsek Gubeng Kompol Akay Fahli.

Di hadapan penyidik, Khoirul mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Saat itulah, dia ingat jika beberapa bulan lalu dia pernah dikasih kunci letter T oleh temannya yang saat ini sudah meninggal.

"Saya gunakan saja pemberian teman saya dulu pak. Dia sudah meninggal," kata dia. Khoirul mengakui jika ia sudah pernah berurusan dengan pihak berwajib.

Tercatat, pria perawakan kurus itu sudah tiga kali keluar masuk penjara. Beberapa tahun lalu, dia diamankan setelah mencuri motor. Tidak lama setelah bebas, tersangka kembali diamankan tas kasus kepemilikan narkoba. Senada disampaikan Dirman.

Sejak cuaca buruk, pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu tidak bisa melaut. Hal tersebut memaksanya untuk mengajak anak, istri dan dua anak angkatnya berpindah dari Sampang ke Surabaya mengadu nasib.

Sayang, niat baik Dirman tidak sesuai harapan. Beberapa bulan menempati rumah kos, dia tidak kunjung memperoleh pekerjaan.

"Makanya saya nekat mencuri itu pak. Sudah gelap mata saya. Apalagi harus menghidupi istri, anak kandung dan dua anak angkat," pungkas dia. Kedua tersangka diancam dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun.ang

Berita Terbaru

Tingkatkan Pembenah Tanah Alami, Kelompok Petani Probolinggo Manfaatkan Limbah Eceng Gondok

Tingkatkan Pembenah Tanah Alami, Kelompok Petani Probolinggo Manfaatkan Limbah Eceng Gondok

Minggu, 05 Apr 2026 10:45 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka meningkatkan kesuburan lahan pertanian, para Kelompok Tani Masa Baru di Desa Jatisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa…

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…