Belajar Otodidak, Kini Eksis Berbisnis Kerajinan Seni Macrame

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Desy Eki Hariani Putri sedang sibuk membuat kerajinan macrame. SP/ TLG
Desy Eki Hariani Putri sedang sibuk membuat kerajinan macrame. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Desy Eki Hariani Putri sangat menyukai kerajinan seni menyimpul tali atau disebut juga macrame menggunakan tali kur hingga sukses dan eksis dijadikan ladang usaha. Karyanya bahkan kerap dipilih jadi pelengkap interior rumah berkonsep Skandinavia ataupun Bohemian.

Eki mengaku mengenal kerajinan macrame itu sejak 2018 lalu. Dia bahkan mempelajari kerajinan macrame ini secara otodidak hanya bermodal referensi di YouTube. Namun tak disangka, kreasinya itu diminati banyak orang. Termasuk teman dan kerabatnya.

Eki sapaannya, menggunakan tali kur karena, tali yang biasa dimanfaatkan untuk tali tas serut atau jaket itu akan disimpulkan membentuk sebuah produk yang dapat mendekorasi rumah. Seperti wall hanging, tirai, karpet, dan produk dekorasi rumah lainnya.

"Selain tas, juga bisa disulap jadi dekorasi rumah. Biasanya dipilih untuk melengkapi interior atau eksterior rumah konsep Skandinavia atau mungkin untuk dekorasi Bohemian," ucap Eki, Minggu (6/6/2021).

Baginya tidak mengalami kesulitan saat membentuk sebuah kerajinan macrame. Meski diakuinya, tangannya sering kapalan karena harus menarik kuat tiap simpul talinya. Alasannya, agar tidak ada rongga dari motif yang dia pilih. "Semakin ketat, tali yang disimpulkan semakin bagus hasilnya," tegasnya.

Proses pengerjaannya membutuhkan waktu kurang lebih 10 hingga 14 hari. Tergantung ukuran dan kerumitan motif. Tak heran, perajin macrame dituntut untuk tekun dan telaten. "Bahkan, saya pernah dapat orderan karpet itu waktu pengerjaannya lebih dari sebulan. Karena diameternya cukup lebar juga," katanya.

Disinggung terkait pemasaran, dia mengaku memanfaatkan media sosial (medsos) seperti Facebook dan Instagram. Lantaran jangkauannya yang luas. Buktinya, dagangannya laris manis dipesan pelanggan dari luar Jawa Timur seperti Kalimantan, Sumatera, dan lainnya. "Promosinya banyak di medsos. Bahkan, ini pesanan sudah mulai menumpuk setelah sempat sepi awal pandemi Covid-19 datang," terangnya.

Eki berencana mengembangkan usahanya ini. Dengan membangun galeri mini untuk men-display karya-karyanya. Pengembangan ini, menurutnya bisa menambah daya tarik pembeli dan tentunya dapat menambah pendapatan sehingga dia mampu membantu ekonomi keluarga. Dsy12

Berita Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Malang Championship VI 2026, Lindungi Ribuan Pesilat

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Malang Championship VI 2026, Lindungi Ribuan Pesilat

Kamis, 30 Jul 2026 15:56 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 15:56 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan turut mendukung Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Malang Championship VI yang digelar di GOR Ken Arok, …

Baru Dapat 19 Murid SD, Sekolah Rakyat di Ngawi Targetkan 90 Siswa

Baru Dapat 19 Murid SD, Sekolah Rakyat di Ngawi Targetkan 90 Siswa

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sekolah Rakyat di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, baru saja menerima 19 pendaftar, padahal pihaknya…

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menikmati akhir pekan yang menenangkan, wajib mengunjungi wisata Pantai Kuyon yang berlokasi di pesisir selatan Jawa Timur,…

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Foto:            SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabya Pagi-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disp…

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabaya Pagi-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo sukses mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara melalui mekanisme penjualan…

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Balongbendo menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses K…