Perawat RSUD Jombang Setubuhi Siswi SMA hingga Hamil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Doni Deadi Subaktiar (kiri) perawat RSUD Jombang yang dilaporkan atas kasus persetubuhan.
Doni Deadi Subaktiar (kiri) perawat RSUD Jombang yang dilaporkan atas kasus persetubuhan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Unit PPA Satreskrim Polres Jombang mengamankan Doni Deadi Subaktiar, 31, perawat RSUD Jombang setelah dilaporkan atas kasus persetubuhan. Pelapor adalah orang tua korban yang terima anaknya disetubuhi pelaku hingga hamil. Korban sendiri masih duduk di bangku SMA.

“Kepada yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka, kini ditahan di Mapolres Jombang, proses pemeriksaan intensif masih dilakukan,” terang AKP Teguh Setiawan Kasatreskrim Polres Jombang, Sabtu (5/6) kemarin.

Teguh menjelaskan, korban dan pelaku telah menjalin hubungan sejak satu tahun terakhir. Hubungan korban dan pelaku yang semakin intens membuat pelaku mulai berani bertindak lebih jauh yakni meminta korban untuk berhubungan layaknya suami istri.

Aksi persetubuhan pertama kali terjadi pada Sabtu (2/1/2021). saat itu doni datang ke rumah korban. Memanfaatkan rumah dalam kondisi sepi, doni dengan bujuk rayunya mengajak korban berhubungan badan.

“Jadi pelaku ini modusnya bujuk rayu, berjanji akan menikahi jika mau disetubuhi, sehingga korban mau,” ujarnya.

Aksi bejat tersebut dilakukan beberapa kali hingga korban akhirnya hamil. Bukannya bertanggung jawab, pelaku menyusun siasat untuk menggugurkan kandungan korban. Pelaku pun memberikan obat penggugur kandungan yang dibelinya secara online, namun kepada korban ia berdalih obat tersebut untuk melancarkan haid.

"Mungkin awalnya korban mengeluh telat datang bulan, dia takut. Sama pelaku diberi obat dengan alasan untuk melancarkan haid, akhirnya sampai keguguran. Korban tidak tahu kalau yang dia minum obat penggugur kandungan," terang Teguh.

Namun setelah sekian lama berpacaran, Doni mulai menjauh.

Merasa dikhianati, sang pacar memberitahukan hal ini kepada orang tuanya yang kemudian melapor ke Mapolres Jombang. Saat ini, pelaku yang bekerja sebagai perawat di RSUD Jombang itu sudah diamankan petugas di mapolres Jombang.

Atas perbuatannya, perawat RSUD Jombang ini dijerat pasal 81 UURI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang.

Sementara itu, Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran, memastikan jika Doni adalah pegawai honorer bertugas sebagai perawat di bagian ICU Central. Meski sudah bekerja sejak tiga tahun lalu, namun pihaknya masih menunggu proses hukum yang berjalan.

“Terakhir kali kami tahu dia masuk kerja seminggu lalu,” ujarnya.

Pudji menyebut belum memberhentikan yang bersangkutan dari tenaga honorer. Terlebih dalam kasus ini urusan pribadi sang perawat.  “Kalau sanksi belum. Saat ini memang belum bisa menjalankan tugas, sehingga status masih karyawan,” tambahnya.

Pudji beralasan, status Doni sementara izin  tidak masuk kerja. Dia sendiri juga masih menunggu perkembangan penanganan hukum yang berjalan. “Kalau nanti berhalangan tetap, ya kita putus kontraknya. Tapi misalkan masuk kembali, mungkin masih bisa dipertimbangkan,” pungkas dia.

Berita Terbaru

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Sudah 65 Orang Diperiksa Soal Tunjangan DPRD Ponorogo, Kabar Perbub Dikebut Semalam Beredar

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB

Foto:       SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo periode ta…

Lewat Single Identity Number, Disdukcapil Surabaya: IKD Jadi Akses Bansos hingga Program Pusat

Lewat Single Identity Number, Disdukcapil Surabaya: IKD Jadi Akses Bansos hingga Program Pusat

Kamis, 16 Jul 2026 15:04 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat untuk segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Pasalnya,…

Bikin Viral, Desain Rumah 2 Lantai Setipis Tisu Tak Lazim di Tengah Kota Surabaya

Bikin Viral, Desain Rumah 2 Lantai Setipis Tisu Tak Lazim di Tengah Kota Surabaya

Kamis, 16 Jul 2026 14:40 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini netizen di media sosial (medsos) dibikin heran dan tak bisa berkata-kata pasca viralnya sebuah rumah dua lantai yang…