Pemkot Malang Luncurkan Website Si Melon Ijo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Malang meluncurkan website si Melon Ijo untuk memantau pendistribusian tabung gas elpiji 3 kg.
Pemkot Malang meluncurkan website si Melon Ijo untuk memantau pendistribusian tabung gas elpiji 3 kg.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pemerintah kota (Pemkot) Malang meluncurkan website simelonijo.id pada Senin (7/6). adapun tujuan dari website tersebut digunakan untuk melakukan Sistem Monitoring Evaluasi dan Koordinasi Elpiji Tiga kilo atau yang disingkat Si Melon Ijo.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi dalam paparannya mengatakan website tersebut akan memantau peredaran gas elpiji dari agen kepada pangkalan.

Sebanyak 20 agen di Kota Malang diminta untuk menyetorkan datanya di website tersebut untuk membantu Pemkot Malang dalam memonitoring gas elpiji.

Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya dalam menghindari adanya kelangkaan dan pendistribusian yang tidak tepat sasaran.

"Karena selama ini pemantauan belum periodik. Jadi nanti agen bisa menginput data setiap hari melalui website simelonijo.id. Sehingga, kita bisa melihat stok ketersediaan gas elpiji bersubsidi 3 kg per minggunya," ucapnya.

Diah mengatakan, Sesuai Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007, sasaran pendistribusian gas elpiji subsidi 3 kg adalah untuk keluarga miskin dan usaha mikro.

Tiap bulan keluarga mendapatkan jatah 4 tabung dan usaha mikro 10 tabung. Akan tetapi aturan tersebut tidak sesuai dalam kenyataannya di lapangan.

"Dengan adanya website ini membuat kita lebih mudah memantau. Meski kendalanya kami harus membiasakan para agen agar rutin mengupdate datanya ke website," ucapnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkot Malang telah melakukan sosialisasi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada agen dan pangkalan di Kota Malang.

Bimtek tersebut dilakukan untuk mengedukasi para agen dalam melakukan pendistribusian tabung gas elpiji bersubsidi 3kg.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun mengapresiasi atas peluncuran website si melon ijo. Menurut dia, inovasi yang telah dibangun ini harus memiliki nilai pemanfaatan yang baik bagi masyarakat.

"Inovasi ini jangan berhenti sampai di sini. Nilai manfaatnya harus berkembang. Apalagi pengendalian terhadap tabung melon ini sangat penting," ucapnya.

Setelah si Melon Ijo ini diluncurkan, dia meminta agar nantinya ada evaluasi yang dilakukan secara berkala. Hal tersebut dilakukan, agar ada nilai pemanfaatan bagi masyarakat.

Orang nomor satu di Kota Malang itu menambahkan, bahwa gas elpiji 3 kg sebenarnya khusus bagi masyarakat miskin. Sehingga dengan adanya website tersebut diharapkan fluktuatif harga dan kelangkaan ketersediaan bisa diminimalisir.

"Nanti harus ada ukurannya setelah website ini diluncurkan. Karena goalnya ada untuk masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi kita semua," tandasnya.

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…