UK Petra dan Ubaya Gagas Modul Pembelajaran SD di Daerah 3T

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu siswa SD di Daerah 3T yang tengah belajar membaca. SP/ Lady Yuvinda
Salah satu siswa SD di Daerah 3T yang tengah belajar membaca. SP/ Lady Yuvinda

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dengan semangat membantu anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) dalam mengakses pendidikan, Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya dan Universitas Surabaya (Ubaya) berkolaborasi menggagas modul mengenai mitigasi bencana serta penanggulan bencana berupa komik untuk siswa SD. Kolaborasi tersebut diusung dalam kegiatan bertajuk United for Others (UFO 2021). Program ini adalah ajang inovasi di bidang pendidikan yang digelar oleh BEM UK Petra dan Ubaya.

“Mengambil tema Enlight: Extending the Length of Touch, kami berharap peserta dapat lebih peduli terhadap peningkatan pemerataan pendidikan dan edukasi bencana alam di Indonesia,” kata Samuel Christian Ketua Panitia UFO 2021, Rabu (9/6/2021).

Lebih lanjut Samule menjelaskan, tahun ini kegiatan UFO diikuti 168 mahasiswa berbagai program studi dari UK Petra dan Ubaya yang dibagi menjadi dua sektor. Yakni sektor seni yang harus membuat komic strip mengenai mitigasi bencana alam serta penanggulangan bencana alam di Indonesia dan sektor pendidikan yang akan membuat modul pembelajaran IPA dan matematika sederhana. Modul pembelajaran itu akan didistribusikan kepada kurang lebih ke 35.00 anak-anak SD di berbagai wilayah 3T di tanah air.

“Kami tak sendiri, kami bekerja sama dengan Yayasan Tangan Pengharapan, Athaya Widyanata Indonesia, Kelompok Studi Psikologi Bencana (KSPB) Ubaya dan Habibat for Humanity Indonesia untuk proses ini,” ujar Samuel.

Sebelum para mahasiswa mengerjakan modul ini, para peserta sejak bulan April 2021 sudah mengikuti kegiatan Technical Meeting dan workshop terlebih dahulu melalui zoom. Technical meeting itu supaya para peserta memahami cara membuat modul. Misalnya modul IPA yang membahas secara umum mulai anggota tubuh manusia, jenis-jenis hewan, jenis tumbuhan, lingkungan hingga pemanfaatan Sumber Daya Alam.

Sedangkan modul matematika berisi mulai dari pembahasan perkalian, pengurangan, pembagian, operasi hitung campuran, bilangan desimal, aplikasi persen dan lain-lain. Sementara modul di sektor seni akan menghasilkan dua modul yaitu volume 1 dan volume 2 yang dipenuhi dengan cerita bergambar yang berwarna dan menarik perhatian anak-anak. Luasnya Indonesia dan tidak meratanya sisi teknologi serta infrastruktur inilah yang membuat program ini dijalankan.

“Semoga dengan memberikan yang kami pelajari saat ini dari di bangku kuliah, bisa membuat anak-anak Indonesia semakin mudah dalam mengakses pendidikan. Ini harapan kami bersama, dan semoga terealisasi,” pungkas Samuel. La

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…