SWK Semolowaru Perlu Branding Tempat agar Ramai Pengunjung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana lenggang sentra wisata kuliner (SWK) Semolowaru di Jalan Semolowaru Utara, Kota Surabaya, Jawa Timur. SP/Patrik Cahyo
Suasana lenggang sentra wisata kuliner (SWK) Semolowaru di Jalan Semolowaru Utara, Kota Surabaya, Jawa Timur. SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Surabaya kian mengalami kemajuan dalam segi tempat wisata yang berkaitan dengan kuliner. Wisata kuliner yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya mulai menjamur di Kota Surabaya dengan tujuan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

Dengan rekam jejak sejarah panjang, tidak keliru jika Surabaya menjadi salah satu kota yang cukup banyak dikunjungi wisatawan. Pembenahan terus dilakukan untuk menggaet wisatawan, termasuk Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang diinisiasi Tri Rismaharini sekitar satu dekade silam, saat ia menjabat Wali Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun melestarikan SWK sebagai salah satu wadah bagi rakyat menggerakkan perekonomian untuk menjadi berdaya dan sejahtera. Selain itu, SWK bisa menjadi sarana pengembangan masyarakat yang dapat terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

SWK pun dikembangkan bukan sekadar wadah UMKM. Keberadaannya menjadi pijakan program pembangunan, penataan, dan pemberdayaan agar kota metropolitan ini tertib, nyaman, dan membahagiakan warganya.

Menurut salah satu pedagang Gado – Gado, Nur Hachanah mengaku Pemerintah Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelorakan SWK disambut baik yang nantinya berpengaruh pada pengingkatan ekonomi.

“Sangat bagus dengan adanya penggalakkan UMKM terutama sektor Sentra Wisara Kuliner, ini sangat mengangkat penjualan pedagang. Namun, kemajuan SWK harus dibarengi dengan pengelolaan managemen yang benar agar bisa ramai,”ucap Nur kepada Surabaya Pagi saat ditemui di SWK Semolowaru, Jumat (11/6/2021).

Dari segi managemen sudah jalan seperti promosi, penawaran pada pengunjung yang datang ke SWK serta fasilitas yang nyaman. Selain itu, peran aktif dibantu mahasiswa Unesa dengan mendesain setiap tempat stand jualan agar terlihat menarik, dan dipromosikan melalui media online.

“Mulai bulan april kemarin, saya menempati stand ini bareng sama rekan juga berjualan disini (SWK Semolowaru). Pandemi gini, naik turun penjualannya kalo memang sepi ya sepi. Pernah mendapatkan omset Rp. 5.000 sehari, sak sepi sepine tapi semua disyukuri,”ungkapnya Nur.

Pantauan Surabaya Pagi, SWK Semolowaru terlihat sepi pengunjung dipengaruhi tidak ada kegiatan. Disisi lain, akses menuju SWK Semolowaru tidak ada petunjuk atau branding tempat yang jelas sehingga orang yang melintas tidak mengetahui bahwa ada SWK, walapun berdekatan dengan jalan.

Nur mengatakan fasilitas sih sudah lengkap, baik tempat berjualan sudah memadai. Selain itu menyediakan lokasi lesehan bagi pengunjung untuk bisa bersantai.

“Faktor yang mempengaruhi sepi SWK semolowaru dikarenakan kurangnya penerangan lampu pintu masuk, pengunjung enggan masuk. Semoga Pemerintah lebih peduli,”imbuhnya.

Sementara itu, Nur Kholilah menjelaskan hasil penjualan masih belum ada peningkatan meskipun sudah digelorakan oleh Pemerintah Kota Surabaya. “Biasanya banyak mahasiswa yang datang kesini, kan daerah sini kompleks kampus mas. Sepi, mau jualan aja sampai aras – arasen mas,”ucapnya.

“Apalagi lokasi dari jalan nggak kelihatan jaraknya jauh. Penerangannya tidak maksimal saat malam jadi orang tidak tahu,” tutupnya.

Ketua Paguyuban SWK Semolowaru, Handi menjelaskan terkait dengan managemen pengelolaan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Semolowaru sudah jalan sesuai dengan arahan Pemerintah Kota.

“Sudah berjalan managemen di SWK Semolowaru sini, mulai ada penambahan pedagang yang menempati stand. Meski belum ramai pengunjung, ini mulai bertahap rencana mengupayakan pembenahan total meliputi pentunjuk depan SWK agar jelas, penambahan lampu hias, branding stand, dan pengecatan induk bangunan supaya pengunjung tertarik,” ucapnya.

Kebijakan bagi pedagang yang akan masuk sesuai dengan regulasi, dengan mendaftarkan ke Dinas Koperasi agar resmi bisa menempati stand. SWK Semolowaru saat ini terdapat total 35 stand, 25 stand sudah beroperasi, dan sisanya belum ditempati.

“Sebagai penunjang SWK Semolowaru menyediakan tempat olahraga, bermain, serta musik yang baru aktif kembali beroperasi sesuai dengan protokol kesehatan untuk menarik pengunjung ke SWK,”tutupnya. Pa

Berita Terbaru

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…