Kidzoona CW Anjlok 50 Persen, KidZania Surabaya Ramai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana kontras terjadi di dua taman hiburan bermain indoor di Surabaya. Bila KidZania Surabaya ramai dipadati pengunjung, berbeda dengan Kidzoona, yang sepi karena isu swab dadakan di mal. SP/Lady Yuvinda
Suasana kontras terjadi di dua taman hiburan bermain indoor di Surabaya. Bila KidZania Surabaya ramai dipadati pengunjung, berbeda dengan Kidzoona, yang sepi karena isu swab dadakan di mal. SP/Lady Yuvinda

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Taman hiburan bermain, surga bagi para pengunjungnya, khususnya untuk anak-anak. Apalagi pada musim libur sekolah kali ini yang berlangsung hingga Juli 2021. Namun, dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, bermain di taman hiburan bermain indoor ada perasaan was-was terutama orang tua kepada anak-anaknya. Belum lagi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dan Surabaya kian masif.

Untuk itu Selasa (22/6/2021) kemarin, Surabaya Pagi melakukan penelusuran di dua taman hiburan bermain indoor di Surabaya, yakni KidZania dan Kidzoona. Kedua tempat hiburan bermain indoor itu masih diminati anak-anak untuk mengisi libur sekolah.

Seperti yang terjadi di KidZania yang berada di Grand Sungkono Lagoon, Surabaya Barat. Taman bermain yang meyuguhkan konsep edutainment ini, pada Selasa (22/6/2021) kemarin terlihat sangat ramai.

Anak-anak yang berusia diatas 2 tahun hingga 10 tahun sembari ditemani orang tua dan pendamping, Selasa (22/6/2021) kemarin, terlihat memadati wahana yang berada di dua lantai, yakni lantai 2 dan Mezzanine di Lagoon Avenue Mall Sungkono.

Anak-anak itu terkesan aktif, gembira seakan tidak takut akan pandemi Covid-19 ini. Hanya saja, anak-anak yang bermain, tetap menggunakan protokol kesehatan diantaranya masker, hand sanitizer dan menjaga jarak.

Hanya ada satu dan dua anak yang dari pantauan Surabaya Pagi, yang enggan memakai masker saat bermain. Sebelum akhirnya ditegur oleh beberapa petugas KidZania. "Tolong yang tidak memakai masker, dipakai ya," ingat salah satu petugas.

Karuan saja, salah satu anak lelaki perawakan besar itu langsung memakai masker sembari bergumam. "Iyaa kak.. Ini susah nafas soalnya, jadi dilepas dulu," ucap salah satu anak. Selasa (22/6/2021) kemarin, suasana KidZania terlihat cukup padat. Beruntung wahana edutainment itu memiliki ruang wahana yang luas.  

 

Satgas Covid-19 Internal

Hal ini juga diungkapkan salah satu Marketing KidZania Surabaya, M. Thoriq Zakiri, saat dikonfirmasi Surabaya Pagi, Selasa (22/6/2021). Menurut Thoriq, di KidZania tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat tetapi nyaman bagi anak-anak. Bahkan, memiliki Satgas Covid-19 internal dalam pengawasan pengunjung yang mayoritas anak-anak itu.

"Kita selalu usahakan agar protokol kesehatan bisa maksimal. Setiap pengunjung wajib menjaga jarak dan mengenakan masker. Jumlah pengunjung juga dibatasi menjadi 50 persen saja dari kapasitas normal. Setiap hand sanitizer juga disediakan di setiap wahana. Ruangan juga selalu disterilkan terlebih dulu sebelum sesi selanjutnya masuk. Kita juga ada satgas Covid internal," jelas Thoriq.

 

Berusaha Tetap Survive

Meskipun suasana di KidZania Surabaya selalu terlihat ramai pengunjung, namun Thoriq mengaku omset yang diterima pasti menurun. Kendati demikian, pihaknya tidak dapat menyampaikan secara rinci seberapa besar penurunan yang di maksud. "Kalau bicara omset pasti tetep turun. Karena kita mau gak mau kan pengunjung dibatesi sampai 50 persen. Cuman berapa turunnya, kita gak bisa pastikan. Yang jelas pihak kami akan selalu berusaha untuk survive dengan menciptakan berbagai inovasi," pungkasnya.

Menurut Thoriq, di KidZania juga tetap memberikan keselamatan bagi anak-anak di tengah pandemi saat ini. Dengan luas area mencapai 4.500 meterpersegi, KidZania memiliki sistem keamanan yang ketat, termasuk tim medis. "Jafi, setiap pengunjung, termasuk keamanan anak-anak, tetap kami prioritaskan. Yakni salah satunya, diberikan gelang yang dijadikan monitoring kami," tutur Thoriq.

Bila KidZania Surabaya sangat ramai dipenuhi anak-anak pada musim libur sekolah. Berbeda dengan Kidzoona yang berada di Ciputra World Surabaya. Kondisi Kidzoona yang berada di lantai 3 terlihat sangat sepi.

 

Isu Swab di Mal

Sepinya KidZoona ini baru terjadi dalam dua minggu terakhir, karena adanya lonjakan kasus Covid-19 dan akan diberlakukannya swab dadakan di setiap mall. Bahkan dari pantauan Surabaya Pagi, Selasa (22/6/2021) kemarin, hanya beberapa anak yang bermain di ruangan wahana.

Bahkan, saking sepinya beberapa anak yang bermain di Kidzoona tidak memakai masker tanpa ada peringatan seperti yang dilakukan KidZania Surabaya. "Yah awalnya pikir-pikir untuk ajak main anak kesini. Takut yah di berita kasus meninggi. Tapi setelah datang kesini sepi yah bagus. Jadi gak sampai ada kerumunan," celetuk orang tua yang menjaga anaknya di Kidzoona.

Menurut pihak Kidzoona, sepinya taman hiburan bermain asal Jepang ini diduga karena melonjaknya kasus Covid-19 dan ada isu swab dadakan di dalam mal. Hal ini diungkapkan Store Manager Dwi Septi Nuraini, yang mengaku omset menurun drastis 50 persen.

 

Turun 50 Persen

"Sebenarnya dua bulan terakhir saat lebaran itu mulai membaik. Tapi seminggu terakhir ini justru turun kembali. Apalagi seperti holiday anak-anak sekolah nih, itu tuh gak seramai libur lebaran kemarin. Semingguan ini kita bahkan turun 30 sampai 50 persen, lho. Itu mungkin pengaruh dari isu-isu swab masal di mal. Malnya sepi, kitanya jadi ikut sepi," terang Dwi Septi menyayangkan.

Kendati demikian, pihaknya tetap gencar menciptakan inovasi untuk menarik hati pengunjung. Mulai dari pemberian promosi hingga melakukan branding di media sosial tetap digalakkan Kidzoona hingga saat ini. Tidak hanya itu, tempat bermain indoor yang kini memasuki usia tiga tahun ini terus berupaya memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

"Di masa pandemi ini, kami juga mulai menerapkan protokol kesehatan untuk pengunjung, baik anak-anak maupun pengantar, hingga para staf. Bagi siapapun yang akan memasuki area bermain, diwajibkan menggunakan masker atau face shield, hand sanitizer, dan tidak lupa melewati pengecekan suhu tubuh terlebih dulu," ujarnya.

Untuk menambah keamanan arena bermain, secara rutin staf juga melakukan penyemprotan disinfektan tiap satu jam sekali, baik ada maupun tidak adanya pengunjung. Hal ini pun disambut baik oleh orang tua yang memiliki anak pada usia aktif bermain.

Selain itu, peran orang tua sebagai pendamping  menjadi penting bagi Kidzoona. Tidak hanya mendampingi, orang tua juga hendaknya mengawasi setiap aktivitas anak selama di arena bermain agar protokol kesehatan tetap terjaga di tengah situasi pandemi. lad/cr2/rmc

Berita Terbaru

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

567 Orang Terdampak, Kasus Dugaan Keracunan MBG Sidoarjo Meluas ke 19 Lembaga Pendidikan

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:52 WIB

SurabayaPagi, Sidoarjo – Kasus dugaan keracunan setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terus meluas. Hingga Rabu (…

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Freeport Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT, Salurkan Bantuan Rp2,5 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI). P…

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Berhasil Dipadamkan, Luas Lahan Kebakaran di Gunung Buthak Capai 15 Hektare

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di petak…