Kuasa Hukum JE: Yang Lapor Hanya Satu, Tidak Ada yang Lain

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Recky Bernadus Surupandy selaku kuasa hukum JE mengatakan pihaknya akan kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku, Rabu (23/6/2021)
Recky Bernadus Surupandy selaku kuasa hukum JE mengatakan pihaknya akan kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku, Rabu (23/6/2021)

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kelanjutan pemeriksaan akan dugaan pelecehan seksual sekolah selamat pagi Indonesia, Kuasa Hukum JE selaku pemilik SMA SPI, Recky Bernadus Surupandy ,SH membeberkan fakta-fakta terbaru mengenai pelapor dan kasus yang hendak menjerat JE Dan kemarin (22/6/2021) pemilik SMA SPI berinisial JE telah memenuhi panggilan Subdit IV Renakta Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Pemeriksaan itu, kata Recky terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya terhadap siswa yang belajar di sekolahnya. Masih kata Recky Bernadus Surupandy selaku kuasa hukum JE mengatakan pihaknya akan kooperatif dan menghormati seluruh proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Segala laporan maupun tuduhan kepada klien kami belum terbukti benar, tetapi kami akan mengikuti jalannya proses hukum," ujar dia di Surabaya, Rabu (23/6/2021).

Recky mengungkapkan dalam laporan itu sebetulnya hanya ada satu orang sebagai pelapor. Dia merupakan alumni dari SMA SPI. "Inisialnya SDS, 28 tahun dan sudah dewasa. Tercatat sebagai murid sejak tahun 2008 dan lulus tahun 2011," ungkap dia.

Setelah lulus, SDS meminta tetap tinggal di sekolah hingga 2021. Tujuannya untuk mengabdi kepada tempatnya belajar selama tiga tahun itu. Memasuki bulan Januari di tahun ini, dia undur diri karena menikah. Namun, tiba-tiba pada 29 Mei lalu dia melaporkan JE atas dugaan kasus pelecehan seksual.

"Dugaan tindak pidana yang dilaporkan pelapor tahun 2009, sementara alat bukti visum et repeetumnya 2021. Tentunya hubungan kausalitas antara perbuatan dan alat bukti haruslah dapat dibuktikan terlebih dahulu," jelas dia.

Terkait pernyataan korban yang pernah mengadukan kejadian itu kepada guru tetapi tak dihiraukan adalah pernyataan bohong. SPI berdiri di permukiman warga dan bisa diakses siapapun.

"Bila ada pernyataan pelapor mengalami kekerasan seksual sejak 2009 mengapa tidak semula melaporkan kejadian itu, bila terjadi hal-hal tidak baik maka sudah pasti sekolah akan digeruduk masyarakat dan dibubarkan," tutur dia.

Recky berharap pelapor atau SDA bisa diperiksa terkait psikologisnya secara menyeluruh dari rumah sakit pemerintah yang berwenang agar diketahui secara medis kondisi kejiwaannya.

Pihaknya juga sedang mendalami latar belakang ormas yang mendampingi dalam pelaporan SDS. Terutama terkait aspek legalitasnya agar dapat dipastikan kewenangannya sebagai organisasi.

"Kami menegaskan sekali lagi, pernyataan pihak-pihak tertentu yang tertulis di media menuduh klien kami tentang tidak pidana kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi di sekolah SPI tidak benar," pungkas Recky.nt

Berita Terbaru

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Kantor Imigrasi Blitar Deportasi Warga Negara Jepang, Imbas Overstay saat Urus Pemutakhiran Izin Tinggal

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar mendeportasi seorang Warga Negara Jepang (WNJ) berinisial MI setelah yang bersangkutan diketahui mengalami…

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…