Dukung Vaksin Gotong Royong, Pemkot Tetapkan 28 Faskes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan vaksinasi gotong royong diprioritaskan bagi pekerja/buruh perusahaan/industri. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA
Pelaksanaan vaksinasi gotong royong diprioritaskan bagi pekerja/buruh perusahaan/industri. SP/HUMAS PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Mendukung program vaksinasi gotong royong, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menetapkan 28 fasilitas kesehatan.  Vaksinasi gotong royong ini yang dikhususkan bagi karyawan dan buruh perusahaan.

Sebagian besar fasilitas kesehatan yang dipilih adalah rumah sakit yang pernah menjalankan vaksin program pemerintah. "Vaksin gotong royong kita sudah menetapkan ada 28 yang bisa menjadi Faskes pelaksana vaksin gotong royong," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita di Surabaya, kemarin.

Febria menjelaskan, program vaksin gotong royong menyasar masyarakat umum seperti karyawan dan buruh perusahaan. Meski demikian, peserta vaksin dari kalangan perorangan juga diperbolehkan mengikuti program tersebut.

 Ia mengungkapkan, Kota Surabaya mengajukan sekitar 100 ribu vial vaksin gotong royong kepada pemerintah pusat."Jadi vaksin gotong royong itu merknya berbeda dengan vaksin program sebelumnya, tidak sama. Faskesnya pun tidak bisa dipakai lagi menjadi Faskes untuk vaksin program, karena P-Carenya mempunyai akun yang berbeda," ujarnya.

Untuk mendukung percepatan program vaksinasi gotong royong, Dinkes Surabaya telah menerbitkan SK bagi Faskes yang lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan. Sedangkan untuk vaksinnya, nantinya akan disiapkan oleh Bio Farma.

"Jadi Faskes itu bekerja sama dengan Bio Farma dan perusahaan. Sehingga vaksin itu akan diturunkan ke Faskes yang sudah ada SK-nya. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah bisa," katanya

Febria menyatakan, Pemkot Surabaya menargetkan sekitar 1,8 juta warga Kota Pahlawan bisa disuntik vaksin Covid-19. Ia berharap, target itu dapat tercapai tuntas di 2021. Febria mengatakan, Pemkot Surabaya terus mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 agar segera terbentuk herd immunity.

Febria menjabarkan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi bagi warga lanjut usia telah mencapai sekitar 223 ribu jiwa atau 87 persen dari 253 ribu sasaran. Sedangkan untuk program vaksinasi guru dan tenaga pendidikan telah mencapai 95 persen.

"Guru masih kurang sekitar 1000-an, yang guru SMA. Untuk guru SD, SMP dan Paud sudah (divaksin) semua. Data guru peserta vaksinasi 48 ribu yang terdaftar ke kami. Jadi sudah sekitar 95 persen," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  mengurai berdasarkan data kumulatif vaksinasi Covid-19 di Kota Pahlawan per Senin (21/6) sudah berjumlah 1.321.797 atau 1,3 juta jiwa. Ia memastikan angka tersebut akan selalu bergerak setiap hari, mengingat pelaksanaan vaksin semakin gencar dilaksanakan di berbagai fasilitas kesehatan (faskes). “Untuk saat ini sudah 1,3 juta jiwa. Ini terus bergerak jumlahnya setiap hari,” lanjutnya.sb2/na

Berita Terbaru

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo mulai pasang kuda-kuda menghadapi potensi kekosongan jabatan Wakil Bupati. L…

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Selama musim kemarau sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan…

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti viralnya informasi yang beredar di media sosial yang menyebut jumlah pelajar di Sidoarjo yang terpapar HIV/AIDS…

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Melalui Pelatihan Artificial Intelligence bagi Guru Yayasan Barunawati Surabaya…

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…