Pemasangan Jargas Sidoarjo Diduga Menyalai Aturan, Ancaman 5 Tahun Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lubang-lubang proyek penggalian Jargas (Jaringan Gas )dibiarkan menganga. SP/ HIK
Lubang-lubang proyek penggalian Jargas (Jaringan Gas )dibiarkan menganga. SP/ HIK

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Proyek penggalian Jargas (Jaringan Gas ) yang dilakukan di sepanjang jalan dan kampung Ngampelsari sampai Balungdowo menyisakan permasalahan bagi warga khususnya bagi seorang aktivis lingkungan saudara bang Akbar.

Lubang-lubang galian tersebut tidak memenuhi SOP, galian tidak ada policeline dibiarkan menganga sehingga akan membahayakan keamanan bagi warga yang dilalui proyek jargas tersebut, warga memang sangat senang dengan adanya proyek jargas tersebut karena akan mendekatkan gas menuju rumah rumah warga tapi dari segi keamanan warga khawatir dengan galian tersebut terutama bagi anak anak.

Pemanfaatan ruang didalam bumi terkait pekerjaan pemasangan jaringan unilitas baru dengan metode HDD harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan harus mendapatkan perhatian khusus sebelum melakukan pekerjaan HDD. Upaya pengujian harus dilakukan dengan metode pengujian yang tidak merusak.

Sangsi atau hukuman apabila terjadi pelanggaran mengenai peraturan perundang undangan pada pemasangan Utilitas baru diantaranya yaitu dengan peringatan tertulis, penghentian sementara sebagian atau seluruh kegiatan, denda administratif, pencabutan ijin dan apabila saat pemasangan Utilitas baru mengakibatkan timbulnya bahaya atau kerugian bagi orang atau barang maka Pelaku dipidana paling lama 5 tahun atau denda paling banyak 1.250.000 ( Satu miliar dua ratus lima puluh juta rupiah).

Ternyata jargas yang ada di desa Ngampelsari sampai Balungdowo melanggar SOP itu, mengapa setelah aktivis lingkungan saudara Bang Akbar melakukan protes dan diberitakan Harian Surabaya Pagi Online baru pelaksana proyek dengan segera memasang policeline dan lainnya.Hik

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…