2 RS Full, Pemkab Tunjuk RSMS jadi RS Rujukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) ditunjuk sebagai RSMS setelah 2 RS rujukan tak mampu lagi menampung pasien covid-19.
Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) ditunjuk sebagai RSMS setelah 2 RS rujukan tak mampu lagi menampung pasien covid-19.

i

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Melonjaknya covud-19 di Situbondo membuat dua rumah sakit rujukan yakni RSUD Abdoer Rahem dan RS Elizabeth kualahan hingga sudah tak bisa lagi menampung pasien yang terpapar COVID-19.

Oleh karenanya, Pemkab Situbondo menunjuk Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) sebagai rumah sakit rujukan.

“Kami menunjuk RSMS menjadi rumah sakit rujukan covid-19. Sebab, dua rumah sakit yakni RSUD Abdoer Rahem dan RS Elizabeth sudah penuh," jelas Sekretaris Daerah Situbondo Syaifullah, Kamis (24/6/2021).

Syaifullah mengaku Rabu (23/6) kemarin ada tambahan 55 orang yang terpapar COVID-19. Sehingga ada beberapa pasien yang akhirnya harus mengantre dulu.

"Sehari kemarin itu tambahannya ada 55 orang. Akhirnya kami menunjuk RSMS, agar pasien bisa segera tertangani," imbuh Syaifullah.

Sebelumnya, petugas dari Dinas Kesehatan setempat memang sudah melakukan visitasi kelaikan RSMS untuk dijadikan rumah sakit rujukan. Itu sebagai bentuk antisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

Sementara pengelola Rumah Sakit Mitra Sehat (RSMS) Imam Hidayat mengaku pihak manajemen memang sudah menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan. Sehingga ketika pemerintah daerah sewaktu-waktu menunjuk Mitra Sehat sebagai rumah sakit rujukan, pihaknya langsung bisa memberikan pelayanan.

"Kami memang sudah menyiapkan satu ruang ICU COVID-19 dan 16 tempat tidur non-ICU atau ruang isolasi bagi pasien COVID-19," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…