842 Lansia MBR Terima Bantuan Rutilahu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Suharto Wardoyo secara simbolis menyerahkan bantuan program Rutilahu kepada salah satu lansia MBR di Surabaya.
Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Suharto Wardoyo secara simbolis menyerahkan bantuan program Rutilahu kepada salah satu lansia MBR di Surabaya.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2021, 842 orang lanjut usia dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surabaya menerima manfaat program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (Rutilahu) selama tahun 2021.

"Secara simbolis kemarin (24/6) kami menyerahkan bantuan program rehabilitasi sosial Rutilahu kepada salah satu lansia penerima manfaat di wilayah Kelurahan Genteng," kata Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya Suharto Wardoyo di Surabaya, Jumat (25/6).

Ia menjelaskan program Rutilahu telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni.

Program Rutilahu tidak hanya diberikan kepada para lansia MBR, tapi kepada para warga utamanya kepada warga yang menempati rumah tidak layak huni agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dan lebih berdaya.

"Jadi, program ini tidak hanya diberikan kepada lansia yang tidak mampu, tapi warga yang tergolong MBR dan sesuai dengan kriteria penerima manfaat bisa mendapatkan intervensi program tersebut," ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Seksi Rutilahu Dinsos Kota Surabaya Achmad Zamroni menjelaskan pada tahun 2021 ada 842 jumlah penerima manfaat program Rutilahu se-Surabaya, mayoritas penerima manfaat merupakan MBR tergolong lansia.

"Mayoritas penerima kebanyakan lansia atau pra lansia. Biasanya mereka hidup tidak punya kemampuan secara ekonomi keuangan maupun swadaya," kata Zamroni.

Meski demikian, Zamroni menjelaskan, bahwa para penerima manfaat program Rutilahu itu sebelumnya telah melewati mekanisme tahapan yang ditentukan mulai dari usulan dari bawah, seperti UPKM (Unit Pembinaan keluarga Miskin), RT/RW maupun masyarakat kepada kelurahan. Kemudian, data tersebut dilakukan verifikasi oleh Dinsos.

"Jika data usulan itu sudah masuk ke Dinsos, selanjutnya kami melakukan verifikasi fisik dan administrasi ke lapangan, kami juga cek apakah kerusakan rumahnya cukup layak untuk dibantu," katanya.

Untuk kriteria calon penerima pun telah ditetapkan secara rinci dalam Perwali Nomor 6 Tahun 2019, di antaranya adalah calon penerima ber KTP Surabaya, tergolong MBR, rumah tidak layak huni serta memiliki dasar kepemilikan rumah yang sah. 

"Jadi, untuk para penerima program Rutilahu ini sudah sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan di dalam Perwali No 6 tahun 2019," katanya.

Ia pun berharap penerima manfaat program ini dapat melakukan perawatan rumahnya dengan baik. Selain itu, ia juga berharap para penerima ini ke depan dapat lebih berdaya dalam kehidupan bermasyarakat. 

Sementara itu, Lurah Genteng Kecamatan Genteng Kota Surabaya Nuriati mengatakan, di tahun 2021 ada 10 warganya yang mendapatkan bantuan program Rutilahu. Mayoritas penerima bantuan ini adalah pra lansia dan lansia.

"Tahun 2021, ada 10 warga di Kelurahan Genteng penerima manfaat Rutilahu, 3 orang merupakan lansia, 6 orang pra lansia dan 1 lainnya dewasa. Mereka kategori MBR dan rumahnya memang tidak layak huni," kata Nuriati.

Namun demikian, Nuriati menyebutkan, bahwa tidak semua pengajuan calon penerima manfaat itu dapat langsung menerima program Rutilahu seketika. Sebab, ada mekanisme atau tahapan-tahapan yang harus dilewati sebelumnya.

"Jadi usulan-usulan dari warga itu diajukan dahulu ke kelurahan. Kemudian kami seleksi lagi yang benar-benar tidak mampu. Data itu selanjutnya kita serahkan ke Dinsos untuk dilakukan verifikasi baik administrasi maupun bangunannya," katanya.

Berita Terbaru

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

'Police Goes To School' Terus Digalakan Polres Blitar Bertema Hindari Kekerasan Bullying

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setiap hari Senin Polisi Masuk Sekolah "Police Goes To School, dalam Kegiatan mengikuti Upacara Bendera di setiap sekolah, baik di…

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

HUT Ke-81, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Kualitas Layanan Transportasi Aman dan Nyaman

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat peringati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 pada Senen 28 September 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus …

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…