Meski Lek-lekan, Inggris Diunggulkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kai Havertz (kiri) dan Raheem Sterling (kanan)
Kai Havertz (kiri) dan Raheem Sterling (kanan)

i

SURABAYAPAGI.COM, London - Duel big match klasik akan tersaji di babak 16 besar, Selasa (29/6/2021) malam nanti, yakni antara Inggris melawan Jerman. Duel klasik ini menjadi perhatian karena perseteruan kedua tim sudah terjadi sejak era Piala Dunia masih tropi Jules Rimet, yakni pada tahun 1966.

Kini, di Piala Eropa 2021, Inggris yang masih memiliki rekor clean sheet alias belum kebobolan, bakal diuji Die Mannschaft. Apalagi, beberapa pemain Jerman, sudah sangat paham dengan tipikal pemain Inggris. Sebab, di klub, beberapa pemain Jerman ada yang bermain di Premier League. Bahkan, ada yang sudah hapal bagaimana bisa menaklukkan pertahanan Inggris.

Meski bermain di Wembley Stadium, Inggris oleh beberapa rumah taruhan masih tidak diunggulkan. Diantaranya rumah taruhan William Hill, Ladbrokes, Sportingbet, hingga bursa taruhan Asia, di laman Asianbookie.com.

Dikutip dari laman Asianbookie.com sendiri, voor-vooran memasang sama kuat, 0:0 alias lek-lekan. Bahkan, di rumah taruhan tertua asal Inggris, William Hill, dalam 90 menit, memprediksi skor imbang. Hal ini muncul dalam bursa correct score di William Hill dan Sportingbet. Skor favorit yang muncul dalam 90 menit, yakni 0-0 dan 1-1.

Untuk skor 0-0, peluang koefisiennya justru 11/5, sedang peluang 1-1, petaruh memasang koefisien 6/4. Artinya, bila bermain 2x 45 menit, melihat komposisi pemain dan history pertemuan bila bermain di Wembley, kedua tim bisa bermain imbang.

Melihat kondisi ini, bisa saja terjadi pertandingan akan berlanjut melalui babak perpanjangan waktu. Dari sini, peluang bisa memungkinkan untuk kedua tim. Hanya saja banyak petaruh, yang menjagokan Inggris untuk menang.

Namun, masih perawannya gawang Jordan Pickford menjadi tantangan tersendiri bagi Gareth Southgate menghadapi daya gobrak timnas Jerman. Apalagi bila Inggris bermain terbuka, tidak parkir bus.  Hal ini diungkapkan pelatih The Three Lions, Senin (28/6/2021).

"Mereka (Jerman) berada di fase grup yang sangat sulit. Kualitas pertandingan serta standar lawan yang sangat tinggi membuat mereka seolah sudah terbiasa dengan pertandingan besar," kata Southgate dikutip dari laman resmi UEFA. "Mereka sudah berpengalaman dalam laga big match. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit sekali bagi kami," imbuh pelatih berusia 50 tahun ini.

Sementara, bagi Joachim Löw, akan senang bila Inggris bermain terbuka dan menyerang. "Ini merupakan pertandingan yang berbeda dan kami harus mampu memanfaatkannya. Inggris bermain di kandang dan mereka pasti akan menyerang. Laga akan lebih terbuka daripada ketika meladeni Hungaria lalu. Kami harus benar-benar waspada," ungkap Löw. rmc

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…