SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Covid-19 semakin membludak, bahkan anak tak luput menjadi kelompok yang rentan terpapar virus tersebut. Dalam penelitian yang dilakukan pada lima kasus anak-anak yang dibawa ke rumah sakit dengan gejala masalah pencernaan, diketahui kemudian didiagnosis pneumonia dan positif Covid-19.
Anak-anak yang mengalami diare dan juga mengalami demam atau memiliki riwayat berkaitan dengan virus corona bisa dicurigai terpapar virus corona. Demikian kesimpulan dari penelitian yang diterbitkan pada 12 Mei 2020 di jurnal Frontiers in Pediatrics.
"Anak-anak ini pada awalnya dirawat di unit gawat darurat untuk masalah yang tidak berhubungan. Semuanya dikonfirmasi memiliki pneumonia setelah menjalani CT scan dada dan kemudian dikonfirmasi positif Covid-19," kata salah seorang peneliti Dr Wenbin Li, dari Departemen Pediatri di Rumah Sakit Tongji di Wuhan, China, Selasa (29/6/2021).
Gejala gastrointestinal yang awalnya dialami oleh beberapa anak-anak dengan Covid-19 menunjukkan bahwa infeksi dapat terjadi melalui saluran pencernaan karena jenis reseptor dalam sel paru-paru yang ditargetkan oleh virus corona baru juga ditemukan di usus.
Selain itu, menurut seorang Dokter Spesialis Anak, dr. Ni Made Chandra Mayasari, M.Biomed, Sp.A. menyebutkan sumber penularan virus Covid-19 pada anak paling sering berasal dari orang terdekat di sekitar anak.
"Nah kalo anak sendiri, sebenarnya penularan yang paling sering ditemukan berdasarkan datanya dari orang terdekatnya justru dari orang tuanya, entah ayah atau ibu atau pengasuhnya atau misalnya ada asisten rumah tangga yang dateng pulang pergi," jelas dr. Chandra pada program e-Life di detikcom.
Gejala yang timbul dari kasus Covid-19 pada anak pun beragam. Selain demam, batuk, flu, atau pun sesak nafas, masalah pada sistem pencernaan seperti diare dan muntah-muntah menjadi gejala yang sering muncul pada anak.
"Jadi sering yang muncul adalah gejala saluran cerna. Jadi gastrointestinal, ada diare, ada muntah, kemudian demam, gitu ya," ungkap dr. Chandra.
Imunitas anak yang belum sepenuhnya terbentuk dengan sempurna menjadi salah satu penyebab Covid-19 terpapar pada anak.
"Jadi imunitas anak-anak kan masih dalam proses pematangan, penyempurnaan. Sementara covidnya mungkin adalah mungkin yang varian baru ini juga bisa, atau memang imunitas anaknya memang belum cukup kuat," tambah dr. Chandra. Dsy1
Editor : Redaksi