Gawat, IGD RSUD dr Soetomo Overcapacity!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beberapa Ruangan IGD dari dr. Soetomo yang penuh akibat lonjakan pasien Covid 19. SP/Anggadia Muhammad
Beberapa Ruangan IGD dari dr. Soetomo yang penuh akibat lonjakan pasien Covid 19. SP/Anggadia Muhammad

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jagat media sosial dihebohkan dengan foto penuhnya ruang perawatan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Darurat (RSUD) dr. Soetomo. Dalam foto tersebut tampak pasien harus dirawat di bed lantai.

Wartawan Surabaya Pagi pun mendapat kiriman beberapa foto dari seseorang yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di RSUD dr Soetomo. Dalam foto tersebut terlihat selasar IGD RSUD dr Soetomo yang biasanya lengang, Rabu (30/6/2021) malam dipenuhi pasien positif Covid-19.

Dalam foto, terlihat puluhan pasien Covid-19 dirawat berjubel dengan beberapa bed berbeda. Ada yang ditaruh di bed ranjang standar IGD, ada juga bed ranjang busa, dan ada bed spon.

Bahkan, ada yang tak kebagian bed ranjang standar, akhirnya ditaruh di lantai dengan beralaskan bed spon. Beberapa pasien yang dirawat di lantai beralaskan bed spon itu pun sempat diberi perawatan oleh salah satu nakes dengan APD level 1.

Sedangkan, beberapa pasien lainnya juga berbaring terpapar tak berdaya, sembari menunggu kamar dengan tangan diberi cairan infus.

Kondisi penuhnya IGD RSUD dr Soetomo pun dibenarkan oleh Direktur Utama RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi yang juga Satgas Covid-19 Jatim. Joni membenarkanya bahwa IGD RSUD dr. Soetomo mengalami kelebihan kapasitas.

“Benar mas, saat ini pasien di IGD overcapacity. Pagi tadi (kemarin, red) masih ada 85 pasien, di IGD. Kapasitas 60. Tak ada tempat, kita taruh jadi satu,” kata Joni, Kamis, (1/7/2021).

Joni mengatakan pada sepekan terakhir, RSUD dr. Soetomo mengalami kenaikan pasien Covid-19. Khususnya, ruangan di ruangan IGD yang dipenuhi oleh pasien dengan kondisi berat. “Memang terjadi kenaikan pasien pada minggu-minggu terakhir ini, khususnya di IGD dengan kondisi cukup berat, jelasnya.

“Sampai 1 Juli ini, kita mempunyai pasien di IGD yang belum masuk ke ruangan sebanyak 47 pasien,” tambahnya.

 

RSUD Soetomo Minta Maaf

Atas terjadinya hal tersebut, Joni pun meminta maaf karena tidak bekerja secara optimal. Di sisi lain, ruangan IGD yang sudah dipersiapkan masih belum bisa memuhi pasien Covid-19 yang melonjak.

“Karena kapasitas IGD yang kita siapkan sebagai IGD manula sebanyak 60 tidak mampu menampung. Sehingga mohon maaf jika pelayanan kami tidak bisa optimal,” ucapnya.

Joni mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mengembangkan kembali ruang perawatan pasien Covid-19. Namun hal tersebut masih menunggu dua sampai tiga minggu kedepan.

“Kita mengembangkan ruang perawatan di gedung parkir yang kita sulap menjadi ruang perawatan untuk Covid-19 dengan tekanan negatif. Tapi memerlukan waktu 2-3 minggu,” kata dia.

Meski demikian, Joni tetap mengimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan. Sebab jika tidak mendisiplinkan, berapa pun ruangan yang ditambah bakal terus kekurangan.

“Tapi berapapun kita kembangkan RS tidak akan bisa memberikan pelayanan optimal kalau kita semua tidak menjaga diri, tidak disiplin protokol kesehatan,” tutupnya. 

 

Jenazah Terlantar

Bahkan, tak hanya pasien Covid-19 yang sedang dirawat. Pasien covid-19 yang meninggal dunia pun juga saat ini sempat ditelantarkan di selasar untuk menunggu protokol pemulasaran jenazah Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun, Kamis (1/7/2021) kemarin, juga beredar foto tumpukan jenazah yang diduga pasien Covid-19 pada Rabu (30/6/2021). “Lebih 20 jenazah menunggu proses protokol pemulasaraan jenasah covid dan memakan waktu 1,5 hingga dua jam per jenazah," ungkap salah satu tenaga kesehatan di RSUD Soetomo.

Menurutnya, progres penyakit Covid-19 sangat cepat. "Bahkan saat datang sudah dalam kondisi desaturasi," lanjutnya.

Bahkan ada yang meninggal di mobil ambulans. Diperkirakan dalam sehari, Rabu (30/6/2021) lalu pasien Covid-19 yang meninggal hingga 27 jenazah. ang/cr2/rmc

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…