POGI Tak Sarankan Ibu Hamil Konsumsi Ivermectin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Obat Ivermectin. SP/ SBY
Obat Ivermectin. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menanggapi obat Ivermectin dapat menjadi obat terapi Covid-19 namun, Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dengan tegas tidak merekomendasikan ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 mengonsumsi Ivermectin.

Ivermectin merupakan obat yang terdaftar untuk indikasi infeksi kecacingan (Strongyloidiasis dan Onchocerciasis) di Indonesia. SehinggaIvermectin tergolong sebagai obat keras. Penggunaannya harus dengan resep dokter.

"Namanya obat cacing, tidak direkomendasikan untuk anak kecil, ibu hamil. Terus terang enggak direkomendasikan meski sekarang sedang taraf uji klinis," kata kata Ketua Umum POGI, Ari Kusuma Januarto, Minggu (4/7/2021).

Hadir di kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal POGI, Budi Wiweko mengatakan bahwa studi pada Ivermectin sebagai obat Covid-19 masih inkonklusif. Ada yang merekomendasikan tapi ada juga yang tidak.

Dalam studi in vitro, yakni di luar tubuh, Ivermectin untuk Covid-19 terbukti efektif menghentikan replikasi virus Corona. "Namun, dalam studi in vivo, membutuhkan dosis yang lebih besar. Yang ditakutkan adalah dosis terapinya, apa yang bakal menjadi efeknya," kata pria yang karib disapa Iko ini.

Meski begitu POGI mendukung uji klinik Ivermectin untuk obat Covid-19 yang dilakukan di 8 universitas di Indonesia.

"Karena itu kita menunggu. Studinya (di Indonesia) besar, bakal ada data ribuan. Semoga datanya akan keluar dalam 2-3 bulan," kata Iko.

Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) pada Ivermectin untuk penggunaan sebagai obat Covid-19. Ini sesuai rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan Ivermectin bisa digunakan untuk Covid-19 dalam lingkup uji klinik.

"Badan POM sejalan dengan rekomendasi WHO untuk memfasilitasi segera pelaksanaan uji klinik yang diinisiasi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan. Sehingga akses masyarakat untuk obat ini bisa juga dilakukan segera secara luas dalam pelaksanaan untuk uji klinik," ujar Kepala BPOM Penny Lukito. Dsy5

 

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…