Puluhan Relawan Surabaya Memanggil Jalani Pembekalan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
40 orang relawan jalani pelatihan di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya pada Minggu (4/7). SP/ANT/Humas Pemkot Surabaya
40 orang relawan jalani pelatihan di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya pada Minggu (4/7). SP/ANT/Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Sebelum diterjunkan ke lapangan, puluhan warga yang tergabung dalam Relawan Surabaya Memanggil mendapat pembekalan untuk menangani persoalan COVID-19 di Kota Surabaya.

Para relawan itu secara bertahap mendapat pembekalan dari petugas Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. "Pembekalan itu diberikan agar para relawan ketika terjun ke lapangan sudah mengetahui tugas serta apa yang harus dikerjakan," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.Senin (5/7).

Pelatihan gelombang pertama diikuti 40 orang relawan. Pelatihan untuk relawan  telah digelar di kantor Badan Penanggulangan Bencana (BPB) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kota Surabaya pada Minggu (4/7).

Eri mengaku bangga dengan banyaknya warga Kota Pahlawan yang secara tulus mendaftar menjadi Relawan Surabaya Memanggil. Ia meyakini, dengan semangat gotong-royong bersama ini maka Kota Surabaya bisa segera terbebas dari pandemi COVID-19.

"Saya begitu bangga dengan anda semua. Ketika Surabaya berteriak memanggil untuk berperang melawan COVID-19, anda hadir dengan sepenuh hati. Dengan semangat berjuang bersama, maka pertempuran melawan COVID-19 ini bisa dimenangkan," kata  Eri.

Ia menyatakan, bahwa Pemerintah Kota Surabaya bersama TNI dan Polri tidak bisa berjuang sendiri untuk melawan COVID-19. Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan peran serta dari masyarakatnya, khususnya para relawan untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini.

"Karena kami juga terbatas jumlahnya. Saya selalu katakan untuk memutus mata rantai pandemi ini adalah (harus ada keterlibatan) warga Surabaya. Jika kita ingin COVID-19 segera berakhir, maka kita tidak boleh berjuang sendiri-sendiri," ujarnya.sb2/na

Berita Terbaru

Pemkab Jember Rekomendasikan Penghentian Operasi 2 Dapur MBG

Pemkab Jember Rekomendasikan Penghentian Operasi 2 Dapur MBG

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

 SURABAYAPAGI.COM-JEMBER : Pemerintah Kabupaten Pemerintah Kabupaten Jember merekomendasikan penghentian operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi …

Enam Jam Sebelum Menikah, Mempelai Wanita Kabur Bareng Pacar

Enam Jam Sebelum Menikah, Mempelai Wanita Kabur Bareng Pacar

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ada peristiwa unik soal pernikahan dibatalkan gegara, mempelai perempuan kabur dengan pacarnya, 6 jam sebelum Akad Nikah. Ia digerebek dan…

Presiden Wanti wanti Pengelola BPI Danantara

Presiden Wanti wanti Pengelola BPI Danantara

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) berhati-hati mengelola aset…

Dirut PT DSI, WN Australia, Disorot

Dirut PT DSI, WN Australia, Disorot

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Luke Thomas Mahony, Dirut PT DSI, merupakan warga negara Australia yang sebelumnya menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization…

Senin ini Puncak Haji, Suhu di Makkah Capai 47°C

Senin ini Puncak Haji, Suhu di Makkah Capai 47°C

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

Senin, 25 Mei 2026 00:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pergerakan besar jemaah haji menuju Makkah mulai meningkat Minggu kemarin (24/5). Ini menjelang dimulainya puncak haji pada 25 Mei 2026.…

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM: Saat ini, Polresta Barelang bersama BGN bergerak cepat dalam mengembangkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan terkait jual beli titik…