Jerman Murka, Lonjakan Covid-19 di Laga Euro 2020 Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fans Kroasia terlihat selama pertandingan babak 16 besar kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Kroasia dan Spanyol, di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark. SP/ UEFA
Fans Kroasia terlihat selama pertandingan babak 16 besar kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Kroasia dan Spanyol, di stadion Parken di Kopenhagen, Denmark. SP/ UEFA

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para penonton di laga sepakbola Piala Eropa (Euro) 2020 membuat angka penularan Covid-19 naik cukup signifikan. Hal tersebut disebabkan oleh kerumunan orang di stadion sepak bola dan di pub dan bar di kota tuan rumah mendorong peningkatan infeksi virus.

"Akan ada gelombang baru di kawasan Eropa, kecuali kita tetap disiplin," tegas Direktur Badan Kesehatan (WHO) PBB Eropa Hans Kluge, Senin (5/7/2021).

WHO mempersoalkan bagaimana para penonton yang datang dari banyak negara diizinkan berbondong-bondong ke beberapa stadion tuan rumah laga tanpa protokol kesehatan yang ketat.

Vaksinasi di Eropa, menurut 'Our World in Data' per 30 Juni 2021, adalah 506.208.143 dosis. Artinya, dari 100 orang, rata-rata 67,61 orang sudah menerima vaksin.

Perkembangan ini membuat negara-negara tuan rumah terdiri dari 11 negara membuka pintu bagi suporter untuk masuk ke stadion. Bahkan, Hungaria sudah memperbolehkan stadion diisi dalam kapasitas penuh.

Menteri Dalam Negeri Jerman Horst Seehofer mengatakan keputusan badan sepak bola Eropa UEFA untuk mengizinkan kerumunan besar di Euro 2020 "sama sekali tidak bertanggung jawab".

"Saya tidak bisa menjelaskan mengapa UEFA tidak masuk akal ... Saya menduga itu karena komersialisme," ujarnya

Sementara itu UEFA mengatakan mereka mengakui bahwa infeksi Covid-19 mungkin tidak bisa dilepaskan dari kebijakan mereka yang mengizinkan pertandingan dengan penonton.

"Tidak dapat sepenuhnya dikecualikan bahwa acara dan pertemuan pada akhirnya dapat menyebabkan beberapa peningkatan lokal dalam jumlah kasus," ujar penasehat medis UEFA Daniel Koch.

Meski begitu, mereka menjawab bahwa pemberian izin ini telah menerapkan langkah-langkah yang sesuai dengan yang diterapkan oleh tuan rumah laga.

"Ini tidak hanya berlaku untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga untuk segala jenis situasi yang sekarang diizinkan sebagai bagian dari langkah-langkah pelonggaran yang diputuskan."

Lebih lanjut, pihaknya tidak berpikir bahwa kejadian kerumunan itu dapat membuat gelombang infeksi yang parah mengingat kampanye vaksinasi yang berjalan.

Lebih lanjut UEFA mengatakan bahwa sisa pertandingan Euro 2020 akan berjalan sesuai dengan jadwal pertandingan seperti yang direncanakan meski ada keraguan dari Kanselir Jerman Angela Merkel dan PM Italia Mario Draghi

"Langkah-langkah mitigasi yang diterapkan di setiap tempat tuan rumah Euro 2020 sepenuhnya selaras dengan peraturan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan masyarakat setempat yang kompeten," ujar badan sepakbola Eropa itu. Dsy2

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …