DPRD Kota Probolinggo Bahas RAPERDA tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak Suasana Sidang Paripurna DPRD kota Probolinggo. SP/KURNIAWAN L
Tampak Suasana Sidang Paripurna DPRD kota Probolinggo. SP/KURNIAWAN L

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD kota Probolinggo, Jumat Malam (2/7) digelar Sidang Paripurna membahas Penyampaian pendapat akhir RAPERDA tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kota Probolinggo Tahun Anggaran 2020.

Dalam pembukaan sidang, Ketua DPRD menyampaikan, Tahapan demi tahapan sudah dilalui dengan baik, tenaga dan pikiran fokus pada agenda ini, hal tersebut tidak lebih karena keinginan kita, agar rakyat dapat merasakan pembangunan dan pelayanan dengan baik.

"Kita menginginkan kehadiran pemerintah dan DPRD dirasakan manfaatnya oleh rakyat, oleh karenanya diperlukan kesungguhan, keikhlasan, keterbukaan dan penuh tanggung jawab," tegas Ketua DPRD.

Sementara itu, Wali kota Probolinggo Hadi Zaenal Abidin dalam penyampainya, mengapresiasi atas pendapat Badan Anggaran DPRD dan Fraksi-fraksi yang telah menyatakan persetujuannya terhadap agenda sidang paripurna saat ini.

Salah satu pendapat yang disampaikan walikota antara lain pada Diskominfo terkait penurunan website milik Pemkot Probolinggo, dimana pada tahun 2018 dan 2019 terdapat 81 website dan pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 54 website.

"Hal itu selain dikarenakan adanya merger beberapa perangkat daerah di tahun 2020, juga disebabkan adanya standarisasi website pemerintah, sehingga seluruh website dalam satu domain di probolinggokota.go.id," papar wali kota.

Lebih lanjut, pada Dishub terkait saran dari Badan Anggaran atas keberadaan pos pantau di wilayah kota yang terkesan terbengkalai dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya, Pemerintah kota Probolinggo akan mengevaluasi terkait pemanfaatannya agar lebih maksimal.

Pendapat Fraksi PDIP yang disampaikan oleh Supriyanto menyampaikan terkait pembangunan infrastruktur antara lain pembangunan pasar baru yang selalu tertunda pelaksanaanya, juga ada beberapa serapan anggaran yang kurang maksimal pada Dinas Kesehatan, RSUD Moh Saleh dan lain lain.

"Fraksi PDIP berharap pemerintah lebih serius lagi mendorong kinerja kepala OPD yang masih kurang maksimal dalam penyerapan anggarannya, maupun PAD yang tidak mencapai target," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hj. Farina Churun Inin dari Fraksi Golkar menyampaikan bahwa, program mobil ambulan atau siaga tidak dilaksanakan sesuai dengan visi misi wali kota serta pemaparan kepada DPRD.

"Hal itu membuktikan bahwa wali kota tergesa gesa dalam mengambil dan memiliki perencanaan yang tidak matang, seperti SOP yang selalu berubah, tempat lokasi ambulan berpindah pindah, tidak siapnya tenaga pendukung, semua itu adalah bukti program ini tidak efektif dan efisien," jelasnya. wan

 

Berita Terbaru

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Batik Tak Lagi Sekadar Dipajang, HBN 2026 Bawa Wastra Jawa Timur Berlayar di Kalimas

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2026 di Surabaya tidak hanya menghadirkan batik di ruang pamer. Yayasan Batik Indonesia (YBI) b…

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

KUR Jember Dibongkar: Warga Difoto di Kandang Kambing, SH Jadi Tersangka Kelima

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penanganan perkara dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang J…