Setelah Vaksin Nusantara, BPOM Dikritik lagi Soal Ivermectin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BPOM Penny J Lukito.
Kepala BPOM Penny J Lukito.

i

GMNI Nilai BPOM hadir untuk Menghambat kemajuan bukan Berperang Lawan Covid-19

 

SURABAYAPAGI, Jakarta - Usai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, menuding Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bermain politik terkait kontroversi vaksin Nusantara. Kini giliran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) .

GMMI mengkritik Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih tajam. Terutama dalam menyikapi dinamika penanganan COVID-19. GMNI bahkan mempertanyakan posisi BPOM dalam masalah Ivermectin dan Vaksin Nusantara.

Sekretaris Jenderal DPP GMNI kepemimpinan Ketua Umum Imanuel Cahyadi, yakni Sujahri Somar, menjelaskan saat ini Indonesia sedang berperang melawan COVID-19. Maka segala amunisi harus segera diberi legitimasi, termasuk Ivermectin dan Vaksin Nusantara. Hal itu belum dilakukan BPOM.

"Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa posisi kita saat ini dalam perang melawan COVID. Dalam perang, kita tentu harus mempersenjatai diri kita dengan segala amunisi yang diperlukan untuk menang melawan COVID. Namun, melihat sikap BPOM belakangan ini, kita justru mempertanyakan dimana posisi BPOM dalam perang lawan covid ini karena menurut kami, BPOM cenderung hadir sebagai penghambat kemajuan dalam melawan COVID," tutur Sujahri Somar, Senin (5/7/2021).

Langkah Mundur
Sujahri menilai, sikap BPOM terhadap vaksin nusantara dan obat Ivermectine adalah langkah mundur dalam situasi saat ini. Disaat lonjakan kasus yang begitu tinggi dan pelayanan kesehatan yang tak lagi cukup menampung pasien covid yang terus bertambah, masyarakat membutuhkan berbagai alternatif yang mampu untuk mengobati atau menangkal covid.

Kondisi pandemi virus Corona di Indonesia, angka kasus baru terus saja meninggi dan masih terus menanjak. GMNI menilai sikap BPOM masih normatif menyikapi situasi saat ini.

"Ini (langkah BPOM) merupakan langkah mundur dalam melawan covid. BPOM seharusnya tidak bersikap normatif dan tendensius dalam bersikap, apalagi ditengah situasi yang kita alami saat ini. Jangan sampai, persoalan yang menyangkut nyawa rakyat terabaikan oleh hal hal normatif dan administratif," tegas Sujahri.

BPOM diminta untuk segera melakukan riset dan uji klinis terhadap obat apa saja. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki banyak alternatif untuk menjaga diri dari COVID-19.

Antara Merestui dan Ijin Edar
Soal Ivermectin, BPOM mengumumkan pada 28 Juni lalu bahwa pihaknya merestui uji klinis Ivermectin sebagai obat COVID-19. Namun sampai saat ini, BPOM masih memberikan izin edar Ivermectin sebagai obat cacing berbahan kimia, bukan obat COVID-19.

Soal Vaksin Nusantara bikinan Terawan Agus Putranto, BPOM melalui Kepala lembaga ini, Penny Lukito, menyatakan itu bukan produk untuk massal melainkan untuk pelayanan individual. Maka, Vaksin Nusantara bukan lagi menjadi ranah BPOM. Karena Vaksin Nusantara lebih merupakan bentuk pelayanan, maka jalur yang dapat ditempuh adalah via Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Kementerian Kesehatan. (erk/cr3/rmc)

Berita Terbaru

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Sedang Isi BBM, Buronan Kasus Fidusia Oktavanus Katili Diciduk Tim Tabur Kejari Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 07:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pelarian terpidana kasus tindak pidana fidusia, Oktavanus Katili, akhirnya berakhir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. T…

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…