Dana Desa Diduga Jadi Bancakan Pilkades

Ini Pernyataan Ketua ILC Kabupaten Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RB. Faisol Sadamih Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) kabSumenep. SP/Ainur Rahman
RB. Faisol Sadamih Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) kabSumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Setelah Pilkades Serentak ditunda di Kab. Sumenep banyak aktivis dari kalangan LSM dan wartawan mengkaji beberapa persoalan dana desa (DD) dan Anggaran Dana Desa tahun anggaran 2021. 

Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi, dugaan kuat kepala desa incumbent masih bisa bermain  mata dengan pejabat sementara (Pjs) untuk mengalihkan dana desa (DD) dan Anggaran dana desa (ADD) tahun 2021 untuk bursa pemilihan pilkades.

Namun, setelah pemerintah kabupaten Sumenep, menunda kegiatan pilkades serentak yang seharusnya digelar pada Kamis 8 Juli 2021 semakin terkuak, pasalnya di sejumlah desa belum terlihat adanya kegiatan kemasyarakatan.

Bahkan dengan diberlakukannya PPKM darurat yang berdampak kepada penyekatan di sejumlah titik, semakin memperbanyak anggaran covid di desa dan hal ini sangat jelas diuntungkan oleh kepala desa incumbent.

Sebelumnya Ketua Indonesia Lanyalla Center (ILC) perwakilan Sumenep, RB. Faisol Sadamih, kepada media mengatakan bahwa pemerintah kab. Sumenep mengikuti kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan kota.

"PPKM darurat diberlakukan sesuai dengan instruksi presiden terhitung dari tanggal 3 Juli sampai tanggal 20 Juli, dan jelas bahwa pilkades serentak di kab Sumenep batal digelar," katanya kepada Surabaya Pagi, Rabu (7/7).

Menurutnya, penundaan pilkades ini tidak ada unsur politik murni karena adanya kebijakan dari pemerintah pusat dalam memberlakukan PPKM Darurat.

Menyikapi penundaan pilkades serentak itu, kata Faisol sangat rawan dengan anggaran, karena sifat penundaannya sangat dadakan, hanya menghitung hari dan hal ini sudah sangat merugikan kepada calon kepala desa (Cakades) yang baru.

"Jelas ini bukan anggaran yang sedikit untuk kegiatan pilkades, makanya ini perlu kajian serius untuk membuktikan berbagai sumber dana yang dialokasikan untuk kegiatan pilkades tersebut,” katanya.

Persoalan pemilihan kepala desa, memang rentan dengan masalah keuangan dan bukan rahasia lagi, sudah menjadi konsumsi publik.

Kepada Surabaya pagi, Faisol mengaku akan membongkar beberapa titik desa di berbagai kecamatan yang ada di Kab. Sumenep yang diduga banyak kegiatan Dana Desa  dialihfungsikan untuk kegiatan yang lain salah satunya kepada kegiatan pilkades.

"Saya mengantongi beberapa data Dana Desa berikut penyalahgunaan anggaran untuk kegiatan yang lain," katanya.

Makanya kata dia, “Hal ini perlu disikapi serius oleh LSM dan wartawan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengkaji dana desa agar tidak disalahgunakan oleh kepala desa,” pungkasnya. AR

 

Berita Terbaru

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Harhubnas 2026, Pemkot Mojokerto Luncurkan QRIS Parkir dan Kampanyekan Keselamatan Berkendara

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum secara digital melalui Quick Response Code I…

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Perkuat Kemampuan Akademik, Pemkab Gresik Biayai Bimbingan Belajar Sekolah Rakyat

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka memperkuat kemampuan akademik serta pendidikan keagamaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, membiayai bimbingan…

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Lumajang Salurkan 210 Ribu Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Musim kemarau panjang mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kekeringan ekstrem hingga krisis air bersih, salah satunya yang…

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Per Januari-September 2026: Kunjungan Wisman di Lumajang Naik, Air Terjun Tumpak Sewu Penyumbang Terbesar

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang mencatat sejak Januari hingga September 2026, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di…

Pemkot Probolinggo Buka Peluang Investasi Bidang Kesehatan ke investor Arab Saudidi

Pemkot Probolinggo Buka Peluang Investasi Bidang Kesehatan ke investor Arab Saudidi

Minggu, 11 Okt 2026 11:46 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya dalam memperkuat sektor kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo membuka peluang investasi bidang…

Peringati HSN 2026, Pemkab Ponorogo Komitmen Tetap Terapkan Skala Efisiensi

Peringati HSN 2026, Pemkab Ponorogo Komitmen Tetap Terapkan Skala Efisiensi

Minggu, 11 Okt 2026 11:42 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 11:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Di tengah kebijakan efisiensi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, tetap menggelar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026…