Tabung Oksigen Langka dan Mahal, Diskouperindag Kota Turun Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu toko alat kesehatan di Kota Mojokerto yang memasang plakat tabung oksigen habis. SP/Dwy Agus Susanti
Salah satu toko alat kesehatan di Kota Mojokerto yang memasang plakat tabung oksigen habis. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Tingginya angka permintaan terhadap tabung oksigen membuat harganya melejit naik. Untuk oksigen berukuran 1 meter kubik, saat ini harganya sudah menyentuh angka Rp 2,8 juta. 

Hal ini diketahui dari salah satu toko alat kesehatan yang berada di Jalan Brawijaya, Kota Mojokerto. Setiap harinya toko alkes ini menerima permintaan tabung oksigen sebanyak 3 hingga 4 tabung. 

Menyikapi kenaikan harga ini, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskouperindag) Kota Mojokerto, Ani Wijaya pun langsung bergerak cepat. Rencananya, ia akan memanggil seluruh penyedia dan penjual tabung oksigen di Kota Mojokerto. 

Upaya ini diambil juga untuk mengantisipasi langkanya ketersediaan stok tabung oksigen di Kota Mojokerto. 

"Dalam waktu sehari dua hari ini kami akan kumpulkan penyedia atau penjual tabung oksigen untuk koordinasi antisipasi ketersediaan," jelasnya, Rabu (07/7/2021).

Selanjutnya skenario terbaik yang akan dipersiapkan Diskouperindag Kota Mojokerto adalah berkoordinasi dengan distributor oksigen dari Surabaya, Sidoarjo dan Gresik.

"Kami juga akan komunikasi dengan supplier atau distributor tabung oksigen dari Sidoarjo dan Surabaya, serta Gresik," jelas Ani.

Kenaikan harga tabung oksigen di Kota Mojokerto ini menurut Ani disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah adanya kelangkaan secara nasional. Faktor kedua adalah meningkatnya angka positif covid-19 di Kota Mojokerto. Faktor Ketiga, penyedia dan suplier tabung Oksigen berada di Kota Mojokerto tapi juga melayani permintaan warga luar Kota. 

"Catatan, penyedia dan suplier ini domisili di Kota, tapi tidak hanya melayani warga Kota juga warga dari luar Kota," pungkasnya. Dwi

 

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…